Menurut kantor berita Walla, setelah Gerakan Hamas sepakat untuk akan memenuhi syarat yang dikeluarkan oleh Perdana Menteri (PM) Israel, benjamin Netanyahu alih-alih pembebasan lebih dari 600 tahanan Palestina oleh Israel, Kepala Pemerintah Israel terus mengeluarkan syarat-syarat yang baru. Menurut itu, PM Benjamin Netanyahu meminta Gerakan Hamas harus segera mengembalikan jenazah 4 sandera sisanya dari tahapan pertama kepada pihak Israel.

Sebelumnya, pada malam tgl 22 Februari, PM Israel, Benjamin Netanyahu telah memutuskan menunda pembebasan lebih dari 600 tahanan Palestina sesuai dengan komitmen dalam gelombang pertukaran tahanan ke-7 dalam tahap satu meskipun Gerakan Hamas telah menyelesaikan kewajibannya yaitu membebaskan 6 sandera Israel. Gerakan Hamas telah mengutuk keras gerak-gerik tersebut dan seorang pejabat senior Gerakan Hamas menyatakan bahwa gerakan ini akan tidak melakukan negosiasi tentang tahap kedua kesepakatan tersebut sebelum Israel membebaskan para tahanan Palestina menurut komitmen.