Menurut pengumuman Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia, pembicaraan telepon tersebut berlangsung menurut inisiatif AS dan dilaksanakan selanjutnya pembicaraan telepon antara Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Presiden AS, Donald Trump pada tgl 12 Februari.
Dalam pembicaraan ini, kedua Menlu sepakat mempertahankan kanal hubungan untuk menyiapkan Konferensi Tingkat Tinggi Rusia-AS dan menangani semua masalah yang masih ada dalam hubungan antara dua negara, khususnya kerja sama perdagangan, ekonomi dan investasi. Kedua belah pihak menyatakan keinginan melakukan kerja sama tentang isu internasional yang mendesak, termasuk menangani situasi Ukraina, masalah Palestina serta situasi bersama di Timur Tengah dan kawasan-kawasan yang lain.
Kedua Menlu juga mendiskusikan langkah-langkah implementatif untuk menghentikan kebijakan memperketat syarat aktivitas dari korps-korps diplomatik Rusia di AS yang diaktifkan oleh pemerintah pimpinan mantan Presiden AS, Barack Ombama pada tahun 2016 sehingga Rusia memberikan langkah-langkah balasan.
