Demikian ditegaskan PM Polandia, Donald Tusk dalam pembicaraan dengan PM Pham Minh Chinh, pada Kamis pagi (16 Januari), waktu lokal, di Warsawa, Polandia. PM Donald Tusk juga menekankan bahwa Vietnam merupakan sahabat tradisional yang lama dari Polandia, dan sekarang merupakan salah satu mitra penting papan atas dari Polandia di kawasan Asia Tenggara.
Pembicaraan antara delegasi Pememerintah Vietnam dan Pemerintah Polandia (Foto: VOV) |
Pada pembicaraan tersebut, PM Pham Minh Chinh telah merekomendasikan kepada PM Donald Tusk beberapa kelompok langkah besar, antara lain: memperkuat kepercayaan politik, menuju ke peningkatan hubungan dua negara menjadi Kemitraan strategis; menjadikan kerja sama ekonomi sebagai pilar penting dalam hubungan bilateral, berupaya membawa nilai perdagangan bilateral segera mencapai 5 miliar USD; memperkuat kerja sama keamanan-pertahanan; mendorong pendidikan-pelatihan, dan sebagainya.
Bersamaan itu, dua fihak memperkuat koordinasi dan saling mendukung di forum-forum regional dan internasional. PM Pham Minh Chinh juga meminta Pemerintah Polandia supaya terus menciptakan kondisi yang kondusif bagi komunitas orang Vietnam di Polandia untuk berbaur pada komunitas setempat, berkontribusi pada pengembangan Polandia serta hubungan persahabatan tradisional dua negara, di antaranya mengakui Komunitas orang Vietnam di Polandia sebagai etnis minoritas di Polandia.
PM Donald Tusk sepakat bahwa dua pihak mempelajari untuk cepat meningkatkan hubungan ke level baru di atas dasar kepercayaan politik yang tinggi, bersamaan itu menilai Vietnam sebagai salah satu pasar yang paling potensial bagi Polandia di kawasan Asia-Pasifik. PM Donald Tusk juga memberitahukan bahwa Polandia akan cepat mengesahkan Perjanjian Proteksi Investasi Vietnam-Uni Eropa (EVIPA), mendukung Komisi Eropa segera menghapuskan “kartu kuning” terhadap hasil perikanan ekspor Vietnam di pasar Uni Eropa.

