Direktur Eksekutif UNOPS, Jorga Moreira da Silva beranggapan bahwa ini bukan satu kecelakaan, bersamaan itu menyatakan “kejutan dan kesedihan” atas tragedi ini.
Pada pihaknya, tentara Israel telah menolak serangan terhadap sebuah gedung PBB di Jalur Gaza.
Warga membersihkan reruntuhan setelah serangan-serangan udara oleh Israel di Jalur Gaza pada tanggal 18 Maret 2025 (Foto: Xinhua/VNA) |
Pada tanggal 18 Maret ini, tentara Israel telah melakukan serangan-serangan udara dengan skala besar terhadap beberapa sasaran dari Gerakan Islam Hamas, di Jalur Gaza. Kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa ini merupakan tindakan balasan terhadap Hamas yang menolak pembebasan sandera. Menurut Badan Kesehatan Gaza, sekitar 970 orang Palestina tewas dalam serangan-serangan udara yang dilakukan Israel selama hari-hari ini. Komunitas internasional terus memprotes serangan udara oleh Israel terhadap Jalur Gaza.

