Membuka sesi khusus Dewan Hak Asasi Manusia PBB tentang situasi di Republik Demokratik Kongo, Komisioner Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Volker Turk menyatakan keprihatinannya tentang meningkatnya kekerasan di bagian timur negara ini, dan memperingatkan akibat yang tidak hanya bagi penduduk setempat tetapi juga bagi seluruh kawasan.
Migran di dekat Kota Goma, Provinsi Kivu Utara, Republik Demokratik Kongo (Foto: Xinhua/VNA) |
Volker Turk menghimbau pihak yang terkait untuk menghentikan pertempuran, melakukan kembali dialog, memperkuat upaya pencegahan konflik, dan membantu proses-proses perdamaian. Dia juga menekankan pentingnya mempertahankan hukum internasional tentang hak asasi manusia dan kemanusiaan.
Sementara itu, Dewan Hak Asasi Manusia PBB, pada tanggal 7 Februari, mengutuk dukungan Rwanda terhadap kelompok bersenjata M23 di Republik Demokratik Kongo, dan menunjuk satu tim ahli untuk menyelidiki pelanggaran hak asasi manusia di wilayah tersebut.

