Rapat tersebut membahas mengenai pelaksanaan tugas penanganan dampak bom, ranjau dan zat kimia beracun/dioksin pasca perang.

Dalam rapat tersebut, Letnan Jenderal Nguyen Truong Thang meminta supaya terus menetapkan secara jelas bahwa pelaksanaan penanganan dampak bom, ranjau dan zat kimia beracun /dioksin pasca perang di Vietnam merupakan tugas mendesak yang mengandung nilai kemanusiaan yang mendalam.

Berbagai lembaga dan unit perlu melaksanakan tugas-tugas utama secara aktif dan proaktif, seperti: terus meninjau dan menyempurnakan institusi, kebijakan untuk mendorong upaya penanganan dampak bom, ranjau dan zat kimia beracun/dioksin; menyusun dan mengajukan Program Aksi Nasional mengenai pekerjaan penanganan dampak bom dan ranjau untuk periode 2026 - 2045 kepada Pemerintah pada tahun ini.

Selain itu, perlu mempertahankan dan memperluas kerja sama erat dengan berbagai negara dan organisasi internasional; melaksanakan dengan baik semua naskah kesepakatan kerja sama internasional; menarik sumber daya, peralatan, dan teknologi baru yang maju, dan modern guna mempercepat proses pembersihan bom dan ranjau, segera menyelesaikan penanganan zat kimia beracun, serta meningkatkan jumlah korban yang mendapatkan bantuan.