PM Pham Minh Chinh mengatakan bahwa Vietnam saat ini sedang memprioritaskan pertumbuhan, konkretnya ialah berupaya mencapai pertumbuhan minimal 8% pada tahun ini dan pertumbuhan dua digit di tahun-tahun berikutnya. Oleh karena itu, Vietnam berfokus pada tiga terobosan strategis, terutama terobosan kelembagaan.
PM Vietnam, Pham Minh Chinh memimpin simposium dengan badan-badan usaha Jepang. (Foto: VNA) |
PM Pham Minh Chinh meminta badan-badan usaha Jepang supaya memanfaatkan ranah yang sangat besar dalam hubungan dua negara, turut mendorong hubungan bilateral ke tingkat baru, yang lebih lebih efektif dan praktis. Vietnam berharap agar badan-badan usaha Jepang, dengan pengalaman dan reputasinya, akan mendukung Vietnam dalam mengakses transisi teknologi hijau, keuangan hijau, pembangunan hijau, digitalisasi, dan lain-lain dalam semangat pertumbuhan yang tinggi namun berkelanjutan serta melindungi lingkungan.
PM Pham Minh Chinh menegaskan bahwa Pemerintah Vietnam berkomitmen untuk melindungi hak dan kepentingan sah dari badan usaha Jepang yang beroperasi sesuai dengan hukum; menjamin stabilitas politik, keamanan, ketertiban dan keselamatan sosial, sehingga badan-badan usaha Jepang dengan tenang berinvestasi dan berbisnis di Vietnam untuk jangka panjang dan menganggap Vietnam sebagai benteng dan mata rantai penting dalam produksi rantai pasokan global.

