Panorama pertemuan tersebut (Foto: Duong Giang/VNA) |
PM Pham Minh Chinh menyatakan bahwa Vietnam sedang mengembangkan ekonomi penerbangan, memperluas misi penerbangan internasional. Vietnam menargetkan mencapai tujuan pertumbuhan tahun ini setidaknya 8 persen dan mencapai dua digit pada tahun-tahun selanjutnya, di antaranya memanfaatkan dengan maksimal ruang laut, ruang bawah tanah dan angkasa luar. Oleh karena itu, kebutuhan dalam mengembangkan cabang transformasi di antaranya ada cabang penerbangan akan meningkat.
Dia meminta kepada Grup Airbus supaya terus bekerja sama dengan maskapai-maskapai penerbangan Vietnam untuk mengembangkan cabang industri penerbangan, termasuk mengembangkan armada pesawat Vietnam, memperluas rantai pasokan dan memproduksi peralatan pesawat Airbus di Vietnam dan di dunia, menggelar investasi pabrik-pabrik produksi onderdil dari Vietnam.
Pada pihaknya, Wouter Van Wersch, Wakil Presiden Eksekutif Global dari Grup Airbus memberitahukan bahwa ada sekitar 200 pesawat Airbus sedang dimanfaatkan oleh maskapai-maskapai penerbangan Vietnam, menduduki 65 persen pangsa pasar pesawat di Vietnam. Dia menginginkan agar Vietnam terus menciptakan syarat yang kondusif bagi grup ini untuk bekerja sama dengan berbagai unit dan badan usaha terkait untuk memperbaiki, mengembangkan armada pesawat secara berkesinambungan seperti rekomendasi PM Pham Minh Chinh serta orientasi perkembangan dari Vietnam pada waktu mendatang.

