Dalam satu tulisan yang dimuat di medsos, Presiden Donald Trump memberitahukan bahwa pembicaraan telepon tersebut bertujuan untuk menyesuaikan tuntutan dan kebutuhan Rusia dan Ukraina ketika dia berusaha mendorong gencatan senjata antara dua negara ini.
Presiden AS, Donald Trump (kiri) dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky (Foto: Xinhua/VNA) |
Pada pihaknya, Presiden Ukraina, Zelensky berterima kasih kepada Donald Trump atas bantuan dari AS, menggambarkan pembicaraan telepon ini “sangat substansial dan terus terang”, bersamaan itu mengkonfirmasikan bahwa Ukraina siap menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi Rusia.
Sebelumnya, pada tanggal 19 Maret, Istana Kremlin memberitahukan bahwa Rusia telah menghentikan serangan dengan pesawat nirawak (UAV) terhadap infrastruktur energi Ukraina setelah pembicaraan telepon antara Presiden Rusia, Vladimir Putin dan sejawatnya dari AS, Donald Trump.

