Presiden Joe Biden. Foto: Reuters

Dalam pidato yang berdurasi 19 menit, Presiden Biden mengikhtisarkan usaha politiknya selama hampir 50 tahun, dan berharap agar warisan yang dia tinggalkan akan dipertahankan selama bertahun-tahun mendatang. Presiden Biden mengungkapkan beberapa prestasi urusan luar negeri dalam masa baktinya, di antaranya membantu pengokohan kekuatan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Dia juga mengungkapkan kesuksesan-kesuksesan dalam kebijakan dalam negeri, seperti menurunkan harga obat resep untuk para lansia, mengesahkan Undang-Undang Keselamatan Senjata Api, dan memberikan layanan medis bagi para veteran.

Dalam pidatonya, Presiden Biden juga menyatakan kekhawatirannya bahwa berita salah dan berita palsu yang disebarkan di medsos bisa menyebabkan situasi "penyalahgunaan kekuasaan" di AS. Dia mengimbau pemerintah supaya meminta semua medsos untuk bertanggung jawab dalam melindungi anak-anak, keluarga, dan demokrasi AS dari penyalahgunaan kekuasaan. Tentang kecerdasan buatan (AI), Presiden Biden menilai berbagai peluang dan risiko dari teknologi mutakhir ini.

Presiden Biden mengakhiri pidatonya dengan semangat optimis, menyampaikan pesan kepada rakyat AS bahwa dia tetap percaya pada cita-cita yang dijalankan negara ini.