Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh Presiden Donald Trump pada konferensi pers dengan Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu pada tgl 05 Februari (waktu lokal) setelah kedua pemimpin AS dan Israel melakukan pembicaraan di Gedung Putih di Washington D.C, Ibukota AS.
Presiden Donald Trump juga memberitahukan akan cepat mengumumkan pandangan AS tentang kedaulatan Israel di Tepi Barat, bersamaan itu mengumumkan rencana akan mengunjungi Jalur Gaza, Israel dan Arab Saudi pada waktu mendatang.
Seteleh pernyataan Donald Trump yang kontroversial, Arab Saudi telah mengeluarkan pernyataan yang memberitahukan bahwa negara ini memprotes semua maksud yang terkait dengan pemaksaan warga Palestina harus meninggalkan Jalur Gaza, bersamaan itu akan tidak menggalang hubungan diplomatik dengan Israel apabila tidak membentuk Negara Palestina. Sementara itu, Utusan Khusus Palestina di PBB menyatakan “kampung kalaman Palestina adalah milik orang Palestina dan Jalur Gaza merupakan sebagian dari padanya”.
