Presiden AS, Donald Trump dan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Foto: Getty Images/VNA

Ketika berbicara di depan satu jumpa pers pada Senin (31 Maret), Juru bicara Istana Kremlin, Demitry Peskov menekankan bahwa pemimpin Rusia sepenuhnya terbuka dengan dialog-dialog dengan Presiden Trump dan jika perlu, pertemuan antara kedua belah pihak akan segera diatur. Sebelumnya, Presiden Trump telah menyatakan niat untuk melakukan pembicaraan telepon dengan Presiden Putin pada pekan ini.

Sementara itu, pada hari yang sama, situasi konflik antara Rusia dan Ukraina terus menegangkan. Rusia menuduh Ukraina menyerang berbagai infrasturktur energi di kawasan perbatasan Bryansk pada tgl 30 Maret malam dengan pesawat terbang nirawak dan meriam sehingga merusak jaringan listrik dan memutus sumber pasokan listrik. Rusia menganggap bahwa tindakan Ukraina ini melanggar komitmen gencatan senjata. Pada pihak Ukraina, negara ini juga menuduh Rusia menyerang infrasturktur-infrastruktur energinya pada pekan lalu dan mengimbau AS supaya memberikan reaksi.