Rombongan perunding yang dikepalai Khalil Al-Hayya, seorang pemimpin senior Hamas direncanakan akan melakukan diskusi dengan para pejabat Mesir tentang perkembangan-perkembangan terkini yang terkait dengan situasi Jalur Gaza seperti negosiasi-negosiasi di sekitar kesepakatan gencatan senjata.
Sebelum mengumumkan informasi mengirim wakil perunding ke Mesir, Gerakan Hamas menyatakan bersedia menuju ke satu kesepakatan komprehensif tentang tahapan kedua dari kesepakatan gencatan senjata. Gerakan Hamas mengkonfirmasikan bahwa pemimpin Gerakan ini telah menerima usulan dari para mediator internasional tentang pemulihan negosiasi, bersamaan itu menegaskan sedang mendekati masalah-masalah secara positif dan bertanggung jawab. Khususnya, Gerakan Hamas berkomitmen akan membebaskan dua sandera dengan kewarga-negaraan Israel-Amerika Serikat dan melakukan serah-terima jenazah 4 sandera dengan dua kewarga-negaraan yang lain.
