Juga menurut Presiden Putin, penanganan konflik di Ukraina perlu didiskusikan secara terinci. Selain itu, dia juga meminta menyelenggarakan diskusi di bawah sponsor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Amerika Serikat (AS), negara-negara Eropa dan beberapa negara mitra tentang pembentukan satu pemerintahan transisi di Ukraina. Menurut dia, hal ini akan membolehkan penyelenggaraan satu pemilihan yang demokras di negara tetangga dan memilih pemerintahan baru yang bisa merundingkan kesepakatan perdamaian serta menandatangani naskah-naskah hukum yang terkait.

Tetapi, Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS telah menolak ide Presiden Putin tentang pembentukan pemerintahan sementara di Ukraina. Pejabat ini menyatakan bahwa penyelenggaraan Ukraina “harus diputuskan oleh Undang-Undang Dasar dan warga negara ini”.

Sekarang, Kiev belum mengeluarkan tanggapan resmi atas rekomendasi Presiden Vladimir Putin.