Tentang sanksi-sanksi yang baru saja dikenakan AS terhadap para individu dan maujud Rusia, Dmitry Peskov menilai bahwa Presiden AS, Joe Biden dan pemerintahan pimpinan dia sedang “meninggalkan warisan yang terburuk” dalam hubungan Rusia-AS. Tentang kemungkinan Rusia mendiskusikan masalah penjaminan keamanan dalam rangka penanganan konflik Ukraina dengan AS, dia menekankan bahwa Presiden Vladimir Putin berulang kali menujukkan bahwa Moskow sangat terbuka dan siap berkontak dengan semua negara, di antaranya ada AS tentang penanganan konflik Ukraina dan masalah penjaminan keamanan.

Juga pada hari yang sama, Uni Eropa telah mengumumkan paket bantuan kemanusiaan baru senilai 140 juta Euro (sama dengan 142,8 juta USD) kepada Ukraina dan paket bantuan senilai 8 juta Euro (sama dengan 8,15 juta USD) kepada Moldova. Dalam satu perkembangan yang terkait, Menteri Pertahanan Jerman, Boris Pistorius, pada tgl 13 Januari, telah memberikan kepada Ukraina artileri-artileri bergerak sendiri di antara 54 sistem artileri otomatis beroda RCH 155 menurut rencana untuk membantu Kiev meningkatkan kemampuan artileri.