Sekjen To Lam. Foto: VOV

Pada acara ini, Sekjen To Lam menekankan, Vietnam merupakan salah satu negara yang terkena dampak paling parah akibat perubahan iklim. Oleh karena itu, penanaman pohon, perawatan dan perlindungan hutan yang dikaitkan dengan strategi “ekonomi hijau” tidak hanya bermakna merestrukturisasi pola pertumbuhan yang berdasarkan fondasi pembangunan “infrastruktur hijau” saja, tetapi juga mendorong peradaban ekologis. Sekjen To Lam meminta pemerintahan semua tingkat, instansi dan warga untuk menyadari secara jelas tanggung jawabnya dalam melindungi lingkungan ekologis, membentuk gerakan-gerakan yang intensif dan ekstensif dengan sinergi seluruh masyarakat.

Sebelumnya, pada pagi harinya, Sekjen To Lam membakar hio untuk mengenangkan para raja yang berjasa terhadap tanah air di Kuil Raja Dinh Tien Hoang dan Kuil Raja Le Dai Hanh di Situs Peninggalan Sejarah Nasional Istimewa Ibu kota kuno Hoa Lu, Provinsi Ninh Binh.