Markas WTO di Jenewa, Swiss. Foto: Getty Images/VNA |
Dalam pernyataan yang dirilis WTO, Pemerintah Tiongkok memberitahukan, langkah-langkah tampaknya tidak sesuai dengan kewajiban-kewajiban AS menurut kesepakatan yang mendatangkan pembentukan organisasi perdagangan ini. Namun, gerak-gerik ini sulit bisa berhasil, kecuali baik Tiongkok maupun AS menemukan suara bersama untuk menyelesaikan sendiri sengketa melalui sistem penyelesaian sengketa dari WTO.
Sebelumnya, setelah terpilih kembali, Presiden AS, Donald Trump mengenakan tarif 10% terhadap barang Tiongkok. Tiongkok melakukan balasan dengan tarif-tarif terhadap barang impor energi, mobil dan suku cadang mesin dari AS.

