Rencana tersebut akan membuat mekanisme-mekanisme keuangan, membolehkan negara-negara anggota blok ini menginvestasikan lebih banyak pada pertahanan dan pembelanjaan peralatan militer dengan pinjaman senilai 150 miliar euro (sama dengan 161 miliar USD). Pinjaman ini akan digunakan untuk menginvestasikan bidang-bidang pertahanan yang mempunyai kebutuhan mendesak seperti pengembangan sistem penangkis udara, penelitian rudal, pesawat nir-awak dan sistem anti pesawat nirawak atau sistem artileri.

Juga pada KTT tersebut, para pemimpin EU telah mengesahkan pernyataan bersama yaitu terus mendukung Ukraina meskipun tanpa dukungan Hungaria. Menurut itu, EU berkomitmen terus memberikan bantuan keuangan secara rutin dan stabil kepada Ukraina pada tahun 2025 dengan total nilai sebanyak 30,6 miliar euro (sama 33 miliar USD) dari banyak sumber, di antaranya ada laba dari harta benda Rusia yang dibekukan.

Selain itu, EU sedang melaksanakan diskusi untuk membentuk “aliansi sukarela”, fokus pada pembentukan komitmen-komitmen keamanan yang berkesinambungan bagi Kiev, pada saat semua pihak mencapai satu kesepakatan perdamaian yang setara dan berjangka panjang dalam konflik Rusia-Ukraina. Aliansi yang meliputi 27 negara anggota Uni Eropa dan para mitra akan mengeluarkan semua penjaminan bantuan konkret tentang militer, keuangan serta langkah-langkah menstabilitas kawasan secara jangka panjang.