Dalam pertemuan ini, Jenderal Phan Van Giang juga menegaskan dukungannya terhadap inisiatif-inisiatif Indonesia dalam kerangka Konferensi Menteri Pertahanan ASEAN Plus (ADMM+), khususnya Dokumen Konsep tentang Pandangan ASEAN terhadap Indo-Pasifik dari sudut pertahanan; mendukung Indonesia dengan peranan sebagai Ketua bersama Kelompok Ahli ADMM+ tentang Kedokteran Militer dengan Amerika Serikat untuk periode 2024-2027.

Jenderal Phan Van Giang dan Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin memeriksa barisan kehormatan. (Foto: qdnd.vn)

Kedua pihak ingin terus mencapai isi-isi kerja sama yang konkret dan substansial dalam kerangka hubungan kemitraan strategis yang komprehensif yang telah ditetapkan oleh para pemimpin senior kedua negara selama kunjungan Kenegaraan Sekjen To Lam di Indonesia, dengan fokus mempertahankan efektivitas mekanisme Dialog Kebijakan Pertahanan; bertukar informasi dan situasi; memperkuat kerja sama antara angkatan bersenjata dan kerja sama antara pasukan pelaksana hukum di laut; pelatihan sumber daya manusia; kerja sama industri pertahanan, dan lain-lain.

Jenderal Phan Van Giang berharap agar pasukan pelaksana hukum di laut dari kedua negara akan memperkuat kerja sama dan kegiatan silaturahmi, berbagi informasi dan situasi, serta berkoordinasi untuk secara efektif menghadapi masalah- masalah yang ada di laut; terus berkoodinasi untuk menangani secara manusiawi kasus-kasus pelanggaran wilayah perairan satu sama lain oleh nelayan masing-masing negara; angkatan laut dua negara akan segera menyelesaikan negosiasi dan menandatangani Perjanjian tentang patroli bersama dan membangun kanal komunikasi; bersamaan dengan itu, meminta Indonesia supaya mendukung upaya Vietnam untuk menghapuskan “kartu peringatan” yang dikenakan Komisi Eropa terhadap hasil laut Vietnam.