Sekjen To Lam dan PM Singapura, Lawrence Wong memberikan keterangan kepada pers setelah pembicaraan. Foto: VOV |
Dalam pembicaraan ini, kedua pemimpin sepakat mengajukan arahan-arahan besar dan menugasi berbagai kementerian dan instansi yang terkait untuk menyusun program aksi guna menggelar hubungan Kemitraan strategis komprehensif dan membawa hubungan bilateral berkembang secara substansial dan efektif.
Tentang isu-isu regional, kedua negara sepakat memperkuat solidaritas ASEAN, memperhatikan secara layak pembangunan yang berkelanjutan dari berbagai subkawasan di kawasan.
Pada akhir pembicaraan ini, kedua pemimpin telah menyaksikan acara penandatanganan dokumen-dokumen kerja sama di bidang perdagangan listrik tenaga angin, transformasi digital, inovasi keuangan, dll.
Ketika berbicara di depan jumpa pers usai pembicaraan, PM Singapura menegaskan, peningkatan hubungan Vietnam-Singapura menjadi Kemitraan strategis komprehensif akan membantu kedua negara bersama-sama menuju ke satu masa depan yang cerah, berkontribusi pada kemakmuran bersama dari kawasan ASEAN maupun di dunia.
Pada pihaknya, Sekjen To Lam memberitahukan, kedua pihak mencapai kesepakatan tinggi tentang arahan penggelaran hubungan Kemitraan strategis komprehensif berdasarkan enam pilar:
Pertama, memperhebat kerja sama demi perdamaian, keamanan dan kestbailan di dunia. Kedua, memperdalam kerja sama ekonomi, khususnya menggelar secara efektif Perjanjian kerangka tentang konektivitas dua perekonomian Vietnam-Singapura. Ketiga, memperkuat kerja sama energi dan pertumbuhan hijau. Keempat, membangun kemampuan dan menghubungkan manusia melalui penguatan kerja sama pengembangan sumber daya manusia. Kelima, memperkuat kerja sama di bidang digital dan teknologi baru muncul. Keenam, memperkuat kerja sama di forum-forum regional dan internasional.
Sekjen To Lam juga menegaskan kembali bahwa kedua pihak menekankan pentingnya mempertahankan perdamaian, keamanan, kestabilan, keselamatan dan kebebasan maritim, penerbangan di Laut Timur.

