Festival Cau Ngu di Provinsi Binh Dinh: Keindahan Spiritual di Tengah Ombak Laut

Tampilan dekat Festival Cau Ngu di Provinsi Binh Dinh  
 
Festival Cau Ngu di Provinsi Binh Dinh: Keindahan Spiritual di Tengah Ombak Laut - ảnh 1
Hari-hari ini, para nelayan di wilayah pesisir Provinsi Binh Dinh dengan penuh semangat mengadakan Festival Cau Ngu (juga dikenal sebagai upacara pemujaan Cá Ông – ikan paus, atau Dewa Nam Hai) – sebuah ritual tradisional yang mencerminkan kekayaan budaya rakyat di daerah pesisir.
Festival Cau Ngu di Provinsi Binh Dinh: Keindahan Spiritual di Tengah Ombak Laut - ảnh 2
Festival Cau Ngu sudah ada dari ratusan tahun dan berkaitan erat dalam kehidupan para nelayan di wilayah pesisir Binh Dinh. Ini adalah kesempatan bagi nelayan untuk memohon tahun yang diberkahi dengan cuaca yang baik, hasil laut yang melimpah, serta untuk menunjukkan rasa syukur mereka kepada laut dan para leluhur yang telah membuka jalan bagi tradisi perikanan.
Festival Cau Ngu di Provinsi Binh Dinh: Keindahan Spiritual di Tengah Ombak Laut - ảnh 3
Festival Cau Ngu diadakan di banyak desa nelayan di Provinsi Binh Dinh. Setiap daerah memiliki cara penyelenggaraan yang berbeda, namun semuanya memiliki makna spiritual yang sama dan kepercayaan yang mendalam kepada Dewa Nam Hai.
Festival Cau Ngu di Provinsi Binh Dinh: Keindahan Spiritual di Tengah Ombak Laut - ảnh 4
Festival Cau Ngu biasanya berlangsung selama 2 hingga 3 hari, pada bulan-bulan awal tahun menurut kalender imlek, dan tergantung pada pasang surut air laut atau kondisi cuaca.
Festival Cau Ngu di Provinsi Binh Dinh: Keindahan Spiritual di Tengah Ombak Laut - ảnh 5
Festival Cau Ngu selalu dilengkapi dengan sesajian penuh dan dilaksanakan sesuai dengan ritual tradisional lama, dengan kehadiran gong, genderang, kelompok musik upacara, serta kelompok penari barongsai dan naga. Para tetua desa bersama para nelayan mengenakan pakaian upacara dengan khidmat sebagai bentuk penghormatan dan rasa hormat yang mendalam.
Festival Cau Ngu di Provinsi Binh Dinh: Keindahan Spiritual di Tengah Ombak Laut - ảnh 6
Para pemuda desa nelayan ikut serta dalam pertunjukan tarian "Gươm Hầu" dan nyanyian "Bả Trạo". Ini adalah bentuk pertunjukan rakyat tradisional dengan gerakan mendayung yang menggambarkan adegan melaut – dianggap sebagai 'jiwa' dari festival ini, yang tidak hanya memiliki nilai artistik, tetapi juga menunjukkan rasa hormat yang tulus kepada para dewa.
Festival Cau Ngu di Provinsi Binh Dinh: Keindahan Spiritual di Tengah Ombak Laut - ảnh 7
Dalam festival ini, para nelayan menyamar sebagai berbagai dewa laut seperti" Thủy Tề, Hà Bá, dengan tujuan memohon perlindungan, berkah, dan mengusir roh jahat.
Festival Cau Ngu di Provinsi Binh Dinh: Keindahan Spiritual di Tengah Ombak Laut - ảnh 8
Setiap ritual dalam Festival Cau Ngu memiliki ciri khas tersendiri, yang mencerminkan keberagaman budaya desa nelayan di Provinsi Binh Dinh
Festival Cau Ngu di Provinsi Binh Dinh: Keindahan Spiritual di Tengah Ombak Laut - ảnh 9

Festival Cau Ngu di Provinsi Binh Dinh: Keindahan Spiritual di Tengah Ombak Laut - ảnh 10
Para nelayan desa, dari yang tua hingga yang muda, semuanya ikut berbaur pada suasana festival.
Festival Cau Ngu di Provinsi Binh Dinh: Keindahan Spiritual di Tengah Ombak Laut - ảnh 11
Festival Cau Ngu yang telah berlangsung selama ratusan tahun masih terus dipertahankan dan dilestarikan oleh masyarakat tanpa mengalami kepunahan. Pada tahun 2022, Festival Cau Ngu di desa nelayan Nhon Ly (Kota Quy Nhơn) diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda Nasional, yang menciptakan nilai berlanjutan bagi festival dalam kehidupan budaya masyarakat.
Festival Cau Ngu di Provinsi Binh Dinh: Keindahan Spiritual di Tengah Ombak Laut - ảnh 12
Festival Cau Ngu bukan hanya merupakan aktivitas budaya dan kepercayaan, tetapi juga sebuah ritual rakyat yang hidup-hidup, tempat perhimpunan kepercayaan, rasa syukur, persatuan masyarakat dan harapan untuk mencari nafkah dengan penuh kemanusiaan di desa-desa nelayan setempat. Selain itu, festival ini juga mencerminkan hubungan erat antara manusia dan alam, khususnya laut yang telah menjadi sumber kehidupan bagi banyak generasi masyarakat Provinsi Binh Dinh. 

Komentar

Yang lain