Profesor Tran Thanh Van dan dua rekan internasional pemenang Hadiah Nobel bidang Fisika tahun 2017

(VOVWORLD) - Sedikit orang yang tahu bahwa tiga ilmuwan Amerika Serikat (AS) pemenang Hadiah  Nobel bidang Fisika sedikit atau banyak bersangkutan dengan Vietnam. Bahkan penemuan-penemuan tentang gelombang gravitasi di angkasa luar, sumbangan penting yang dimuliakan dalam Hadiah Nobel bidang Fisika tahun ini telah pernah disampaikan di depan “Pertemuan dengan Vietnam” tahun 2013 di Kota Quy Nhon, Provinsi Binh Dinh (Vietnam Tengah).
Profesor Tran Thanh Van dan dua rekan internasional pemenang Hadiah Nobel bidang Fisika tahun 2017 - ảnh 1Profesor Bary Barish  (Foto: vov.vn) 

Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia di Stockholm, pada tanggal 3 Oktober telah mengumumkan pemenang Hadiah Nobel bidang Fisika tahun 2017. Penghargaan yang bergengsi tahun ini diberikan kepada Profesor fisika, Tainer Weiss dan dua ilmuwan yang lain yaitu Bary C.Barish dan Kips Thorne yang semuanya berkewarga-negaraan Amerika Serikat mengenai sumbangan-sumbangan mereka  yang bersifat menentukan terhadap pos pengamatan gelombang gravitasi dengan interferometer laser (LIGO).

Keterkaitan antara para ilmuwan pemenang Hadiah Nobel bidang Fisika tahun 2017 dengan Vietnam dimulai dari lebih  20 tahun lalu. Itu berasal dari perasaan sahabat dengan profesor Vietnam, Tran Thanh Van, orang yang mengagas konferensi-konferensi “Pertemuan dengan Moriond”, “Pertemuan dengan Blois” di Perancis untuk para ilmuwan muda di seluruh dunia pada tahun 1966. Pada saat menghadiri konferensi “Pertemuan dengan Moriond” yang diselenggarakan oleh Profesor Tran Thanh Van, Profesor Bary Barish menerima undangan untuk datang di Vietnam pada tahun 1995 guna menghadiri konferensi ke-2 “Pertemuan dengan Vietnam”, satu peristiwa yang punya makna serupa. Itu juga merupakan kesempatan bagi para ilmuwan fisika papan atas di dunia untuk bersama-sama memantau gejala gerhana total di Vietnam pada tahun 1995. Delapan belas tahun  kemudian, Profesor Barish sekali lagi datang kembali di Vietnam untuk menghadiri konferensi “Pertemuan dengan Vietnam” dan menyampaikan laporan penting yang bersangkutan dengan gelombang gravitasi, isi yang telah membantu dia dan para rekannya memenangkan Hadiah Nobel bidang Fisika tahun ini. Profesor Tran Thanh Van memberitahukan: “Pada tahun 2013, ketika kami selesai membangun Pusat Internasional Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan Antar-disiplin ilmu di Kota Quy Nhon, kami mengundang Profesor Barish dan istrinya ke Vietnam  dan bersama-sama bekerja dengan kami. Kami telah mengundang dia membuat kesimpulan konferensi tahun 2013. Konferensi pada tahun 2013 dihadiri oleh 5-6 profesor  pemenang Hadiah Nobel dan mereka semua adalah teman-teman akrab  Profesor Barish”.

Profesor Bary Barish dan Profesor Kips Thorne adalah teman-teman akrab Profesor Tran Thanh Van sejak masa muda ketika mereka belum memperoleh penghargaan-penghargaan yang besar dan terhormat seperti itu. Hubungan-hubungan pribadi yang dibina oleh Profesor Tran Thanh Van selama puluhan tahun ini telah menjadi satu aset yang tak ternilaikan harganya, turut membantu membawa para perseorangan brilian dari dunia sampai ke Vietnam. Dalam kenyataannya, kehadiran para ilmuwan papan atas  dunia di Vietnam telah menjadi lebih permanen dengan lahirnya Pusat Internasional Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan Antar-disiplin ilmu (ICISE) di Kota Quy Nhon, Provinsi Binh Dinh yang diseiringi dengan konferensi-konferensi “Pertemuan dengan Vietnam”. Itu tidak semata-mata adalah tempat perhimpunan tentang masalah akademiik. Itu juga merupakan tenaga pendorong untuk membawa pendidikan dan ilmu pengetahuan Vietnam berintegrasi pada dunia. Profesor Tran Thanh Son, Wakil Direktur Pusat Internasional Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan Antar-disiplin ilmu menilai: “Dalam sejarah “Pertemuan dengan Moriond” yang didirikan oleh Profesor Tran Thanh Van sejak tahun 1996 hingga sekarang telah ada kira-kira 30 profesor pemenang Hadiah Nobel menghadiri pertemuan ini ketika  mereka masih sangat muda. Pada waktu Profesor Bary Barish menghadiri pertemuan ini, dia belum mencapai hadiah yang bergengsi seperti Hadiah Nobel. Dan empat tahun kemudian, dia dan para rekannya telah memperoleh penghargaan ini. Kita melihat peranan Pusat Internasional Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan Antar-disiplin ilmu di Kota Quy Nhon sebagai tempat yang menghimpun para ilmuwan yang terkemuka di dunia, menciptakan tenaga pendorong kepada kalangan muda, khususnya para ilmuwan muda Vietnam”.

Profesor Tran Thanh Van juga menyatakan harapan agar Profesor Barish dan Kips Thorne akan berkesempatan datang kembali di Vietnam dan memberikan sebagian sumbangan kepada Vietnam. Direncanakan, pada peristiwa-peristiwa “Pertemuan dengan Vietnam” tahun 2018 dan tahun-tahun berikutnya, Profesor Tran Thanh Van akan mengundang para  fisikawan pemenang Hadiah Nobel bidang Fisika tahun 2017 ke Kota Quy Nhon, Provinsi Binh Dinh. 

Komentar

Yang lain