Rumah Anjungan DK1 – Benteng-Benteng Baja di Landas Kontinen

(VOVWORLD) - 36 tahun yang lalu, pada tanggal 5 Juli 1989, rumah-rumah anjungan DK1 (juga dikenal sebagai Gugus Layanan Ekonomi – Ilmu Pengetahuan dan Teknik) pertama didirikan di landas kontinen di bagian Selatan Vietnam. Selama 36 tahun ini, para komandan dan prajurit Batalyon DK1 KODAM Wilayah 2, Angkatan Laut yang menjaga “benteng-benteng baja” itu, mengatasi semua badai dan tantangan, menjaga kedaulatan laut dan landas kontinen di bagian selatan tanah air.

Di tengah luasnya samudra, rumah anjungan DK1 berdiri tegak di landas kontinen bagian selatan. Kehidupan di sini masih mengalami banyak kesulitan. Sumber pasokan air tawar sangat terbatas, dan pasokan bahan pada pokoknya disuplai melalui kapal patroli dan kapal logistik dari unit-unit Angkatan Laut. Letnan Dua Nguyen Huy Hoang, Wakil Komandan Rumah Anjungan DK1/9, mengatakan: 

“Melaksanakan tugas di Rumah Anjungan DK1 memang penuh kesulitan, seperti ombak laut yang besar, jarak yang jauh dari daratan, keterisolasian, kekurangan fasilitas adalah hal yang tak terhindarkan. Namun, justru di garis depan yang penuh badai ini, semangat baja kami ditempa. Kami, para komandan dan prajurit di Rumah Anjungan DK1, selalu teguh dengan tekad yang tinggi, dan semangat perjuangan yang kuat untuk membela dengan mantap landas kontinen bagian selatan Tanah Air”.

Rumah Anjungan DK1 – Benteng-Benteng Baja di Landas Kontinen - ảnh 1Memberikan tugas di rumah anjungan DK1. (Foto: Thu Lan/VOV)

Di bawah adalah laut, di atas adalah langit yang luas, mereka hidup di rumah-rumah tinggi berpenyangga. Meskipun ada hari-hari ketika laut bergelora, ombak besar dan angin kencang, sebesar apa pun kesulitan yang dihadapi, para prajurit rumah anjungan tetap optimis, tetap bersatu, dan selalu menyelesaikan tugas dengan baik. 

“Meskipun ada ombak besar atau badai, tetapi kalau sudah siap bertugas di rumah anjungan DK1, kami menetapkan bahwa kami harus mengatasi semua kesulitan untuk menyelesaikan tugas dengan baik. Selama kami masih ada orang, rumah anjungan akan tetap berdiri”. 

“Di tempat ini, 100% komandan dan prajurit rumah anjungan selalu berusaha sekuat tenaga, menguasai tugas, dan meneruskan tradisi dari Tentara Paman Ho, prajurit Angkatan Laut. Menjalankan tugas menjaga landas kontinen adalah sebuah kebanggaan”.

Dari 3 rumah anjungan pertama yang dibangun pada tahun 1989, hingga kini telah ada 20 rumah anjungan yang didirikan. Namun, ini juga merupakan wilayah yang menghadapi kondisi iklim dan hidrologi yang sangat keras, sering terjadi tekanan rendah tropis dan badai kuat. Di sini pernah muncul ombak setinggi 13–15 meter dengan daya hancur yang sangat dahsyat. Sebanyak 5 rumah anjungan telah runtuh akibat badai, 9 komandan dan prajurit di rumah anjungan dan 2 perwira dan prajurit di kapal telah gugur dengan gagah berani, selama-lamanya beristirahat di dalam laut biru saat usianya masih sangat muda.

Rumah Anjungan DK1 – Benteng-Benteng Baja di Landas Kontinen - ảnh 2Latihan kesiapsiagaan tempur di rumah anjungan DK1. (Foto: Thu Lan/VOV)

Meskipun masih menghadapi banyak kesulitan di garis depan, para perwira dan prajurit di rumah anjungan tetap bertugas siang malam, berkoordinasi erat dengan pasukan lain untuk membentuk sistem pertahanan terpadu yang kokoh, menjamin keamanan mutlak bagi rumah-rumah anjungan dan wilayah yang ditugaskan. Letnan Kolonel Nguyen Trung Duc, Perwira Politik Batalyon DK1, KODAM Wilayah 2 Angkatan Laut, mengatakan:  

“Sering kali menghadapi situasi-situasi berbahaya, dengan kondisi ombak besar dan angin kencang, namun setiap perwira dan prajurit yang menjalankan tugas di rumah anjungan DK1 selalu menunjukkan keteguhan politik, pendirian yang kuat, semangat dan tekad yang tinggi. Para komandan dan prajurit tetap teguh dalam segala situasi; mengatasi semua kesulitan dan tantangan, serta selalu siap segera melaksanakan tugas setelah mendapat perintah.”

Rumah Anjungan DK1 – Benteng-Benteng Baja di Landas Kontinen - ảnh 3Momen santai para prajurit di rumah anjungan DK1. (Foto: Thu Lan/VOV)

Selama 36 tahun ini, semakin banyak kesulitan, penderitaan, tantangan, dan pengorbanan, para komandan dan prajurit rumah anjungan semakin menunjukkan ketangguhan dan keberanian mereka. Kolonel Tran Manh Chien, Komisaris Politik KODAM Wilayah 2 Angkatan Laut, menegaskan: Pengorbanan para prajurit DK1 telah menjadi simbol luhur; menjelma menjadi “tonggak-tonggak” kedaulatan yang suci dan abadi, berdiri tegak di tengah laut.

Dengan semangat berdikari dan mandiri untuk mengatasi semua kesulitan serta bahaya, generasi demi generasi prajurit rumah anjungan DK1 telah bertahan kokoh di garis depan, menunjukkan kesetiaan yang tak terbatas kepada Partai, Tanah Air, dan rakyat. “Selama masih ada orang, rumah anjungan akan tetap berdiri” – itulah tekad kuat dari para prajurit rumah anjungan setiap kali menghadapi badai dan ombak besar”.

Selama 36 tahun terakhir, para komandan dan prajurit dan petugas Batalyon DK1 telah menegaskan posisi “benteng-benteng baja” di tengah laut, menjadi simbol yang cemerlang dari semangat patriotisme, keteguhan tekad, keberanian baja, dan kesetiaan mutlak kepada Tanah Air.

Komentar

Yang lain