Badan Usaha Vietnam Memperhebat Investasi pada Pertanian Teknologi Tinggi di Kamboja

(VOVWORLD) - Dalam gelombang investasi Vietnam ke dunia internasional, tidak bisa tidak menyebutkan langkah-langkah yang berani tetapi sangat strategis dari berbagai grup dan badan usaha besar. Grup Truong Hai – THACO, nama yang terkait dengan cabang industri mobil Vietnam – sedang secara bertahap menegaskan peranan pelopor dalam perjalanan memperluas rantai nilai pertanian berteknologi tinggi di kawasan Asia Tenggara, dengan destinasi yang sangat potensial yaitu Kamboja. 

  

Terletak jauhnya lebih dari 300 km dari Phnom Penh, Ibu kota Kamboja, ke arah Timur Laut, Provinsi Kratie dikenal sebagai bumi subur di sepanjang Sungai Mekong yang tenang, dengan area cocok tanam yang luas. Di Kompleks Snuol, Kabupaten Snuol, Provinsi Kratie, Perusahaan Saham Gabungan Pertanian Truong Hai (THACO Agri) sedang menggelar investasi pada pola pabrik produksi, cocok tanam dan peternakan yang tertutup, dengan area lebih dari 10.700 hektare, total nilai investasinya sebesar 495 juta USD, meliputi pola-pola penamanam pohon pisang, nanas, dan pohon buah-buahan lain seperti durian, mangga, jeruk bali; dikombinasikan dengan tempat-tempat peternakan yang memelihara sapi indukan dan sapi dan anak sapi potong yang diternakan penggembalaan. Bapak Nguyen Ngoc Anh Tu, Wakil Harian Direktur Utama Kompleks Snuol dari THACO Agri, memberitahukan:

Menurut strategi grup, pada tahun 2025 kami akan memperluas area penanaman pohon pisang menjadi 4.000 hektare, hasil produksinya direncanakan mencapai 100.000 ton per tahun. Dan jumlah pekerja yang kami butuhkan bagi Kompleks Snoul mencapai 7.500 orang. Sekarang kami sedang mengekspor pisang ke dua pasar utama yaitu Jepang dan Tiongkok. Pada tahun 2025, kami akan terus mengekspornya ke pasar Eropa melalui para distributor besar.

Badan Usaha Vietnam Memperhebat Investasi pada Pertanian Teknologi Tinggi di Kamboja - ảnh 1Nguyen Ngoc Anh Tu, Wakil Harian Direktur Utama Kompleks Snuol dari THACO Agri, memperkenalkan berbagai proyek yang sedang digelar di Kamboja. Foto: VNA

Dengan strategi produksi pertanian organik yang berskala besar dan berkelanjutan, THACO Agri telah menerapkan bioteknologi pada produksi pupuk mikroba organik dan pestisida biologis dengan sumber bahan baku yang berasal dari kegiatan peternakan dan cocok tanam. Berdasarkan fondasi sains teknologi yang dimiliki Grup THACO di banyak bidang, dari cocok tanam, peternakan, hingga mekanik dan produksi, satu ekosistem yang tertutup telah dibentuk, yang meliputi: Pabrik mekanik dan peralatan pertanian, pabrik produksi dan pengemasan, gudang pendingin untuk mengawet buah-buahan, pusat pengolahan pakan sapi, sistem logistik... Saudara Tran Van Quan, dokter hewan di tempat peternakan sapi di Kompleks Snuol, mengatakan:

Setiap ekor sapi dilengkapi dengan chip elektronik. Berkat chip tersebut, kami dapat memantau informasi lengkap tentang latar belakang sapi, kesehatan, riwayat vaksinasi, status reproduksi, dll. Semua data ini diupdate dengan cepat, akurat, dan lengkap. Berkat itu, kami bisa mengelola kawanan sapi secara lebih ketat dan ilmiah. Kedua, hal ini membantu kami meningkatkan kesadaran akan biosekuriti, berkat deteksi dini tanda-tanda yang abnormal, secara tepat waktu menanganinya, meminimalkan risiko akibat wabah dan meningkatkan produktivitas ternak.

Badan Usaha Vietnam Memperhebat Investasi pada Pertanian Teknologi Tinggi di Kamboja - ảnh 2Tahapan-tahapan produksi di pabrik pengolahan dan pengemasan pisang ekspor di Kompleks Snuol Foto: Huynh Thao/VNA

Tidak hanya menciptakan perubahan tentang infrastruktur dan teknologi, proyek-proyek pertanian yang dilakukan Perusahaan THACO Agri juga memberikan peluang lapangan kerja kepada ribuan pekerja setempat. Perusahaan ini juga membangun zona-zona rumah gratis dengan banyak fasilitas, membantu para pekerja meningkatkan kualitas hidup dan berkaitan dengan grup. Saudara Chhoum Vorun dan saudari Keo Sam, buruh di Kompleks Snuol, mengatakan:

-“Di sini kami memiliki rumah baru, air bersih dan listrik yang cukup. Ruang luarnya juga luas dan sejuk, dan kami mendapatkan 3 kali makan gratis setiap hari”.

-“Perusahaan juga membangun sekolahan. Buruh yang punya anak kecil dapat belajar sepenuhnya. Listrik dan air sepenuhnya gratis. Ketika bekerja di tempat peternakan THACO, kami belajar banyak teknik baru, pekerjaan menjadi jauh lebih stabil dari pada sebelumnya.”

Badan Usaha Vietnam Memperhebat Investasi pada Pertanian Teknologi Tinggi di Kamboja - ảnh 3THACO AGRI berencana membangun pabrik peternakan sapi di lahan seluas 5.100 hektar yang dikombinasikan dengan penanaman pohon buah. Foto: Huynh Thao/VNA

Resmi beroperasi di pasar Kamboja sejak tahun 2019, selain Kompleks Snuol, THACO Agri juga sedang melakukan investasi pada Kompleks Koun Mom, Kabupaten Lumphat, Provinsi Ratanakiri, dengan skala seluas lebih dari 24.680 hektare, total nilai investasinya sebesar 800 juta USD. THACO Agri memprakirakan bahwa sejak tahun 2028, proyek-proyek ini akan memberikan omset ekspor sebesar 800 juta USD per tahun, pembayaran pajak kepada negara sebesar 35 juta USD/tahun ketika proyek beroperasi secara stabil, menciptakan lapangan kerja dan pendapatan yang stabil bagi 40.000 pekerja Kamboja.

Tidak hanya menciptakan nilai ekonomi, proyek-proyek ini juga turut memperkuat hubungan kerja sama dan persahabatan Vietnam-Kamboja, menunjukkan tanggung jawab terhadap masyarakat, kebudayaan dan lingkungan, melalui kegiatan-kegiatan amal, membantu masyarakat setempat dan memperbaiki sistem air bersih bagi daerah pedesaan.

 

Komentar

Yang lain