Upaya Keras yang Dijalankan oleh Pemerintah Viet Nam dalam Membimbing Penanggulangan Bencana Alam
(VOVWORLD) - Gelombang hujan deras dan banjir besar di berbagai provinsi di Viet Nam Tengah dari tanggal 6 Oktober hingga sekarang menimbulkan kerugian besar tentang jiwa dan harta benda. Seratus tiga puluh orang telah tewas, 18 orang lain hilang, ribuan hektar palawija kegenangan dan banyak jalan telah longsor. Pemerintah Viet Nam bersama dengan berbagai daerah berupaya menggelar banyak langkah untuk mengatasi akibatnya dan menstabilkan kehidupan warga di daerah banjir. Semua upaya ini mendapat penilaian positif dari opini umum
Upaya Keras yang Dijalankan oleh Pemerintah Viet Nam dalam Membimbing Penanggulangan Bencana Alam
Upaya Keras yang Dijalankan oleh Pemerintah Viet Nam dalam Membimbing Penanggulangan Bencana Alam
(VOVWORLD) - Gelombang hujan deras dan banjir besar di berbagai provinsi di Viet Nam Tengah dari tanggal 6 Oktober hingga sekarang menimbulkan kerugian besar tentang jiwa dan harta benda. Seratus tiga puluh orang telah tewas, 18 orang lain hilang, ribuan hektar palawija kegenangan dan banyak jalan telah longsor. Pemerintah Viet Nam bersama dengan berbagai daerah berupaya menggelar banyak langkah untuk mengatasi akibatnya dan menstabilkan kehidupan warga di daerah banjir. Semua upaya ini mendapat penilaian positif dari opini umum
Kecenderungan upaya mediasi dan normalisasi hubungan di Timur Tengah
(VOVWORLD) - Selama hari-hari belakangan ini, kecenderungan upaya mediasi terus tersebar luas di Timur Tengah, kawasan yang dianggap penuh konflik di dunia selama beberapa dekade terakhir.
Kecenderungan upaya mediasi dan normalisasi hubungan di Timur Tengah
Kecenderungan upaya mediasi dan normalisasi hubungan di Timur Tengah
(VOVWORLD) - Selama hari-hari belakangan ini, kecenderungan upaya mediasi terus tersebar luas di Timur Tengah, kawasan yang dianggap penuh konflik di dunia selama beberapa dekade terakhir.
PBB: Fondasi bagi Diplomasi Multilateral Viet Nam Lepas Landas
(VOVWORLD) - Tujuh lima tahun silam (24 Oktober 1945-24 Oktober 2020), Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), organisasi multilateral terbesar di dunia dilahirkan dengan tujuan mencegah dan meminimalkan semua bahaya bentrokan, menghindari perang, menjaga perdamaian, membangun satu dunia yang berkembang, cukup sandang, cukup pangan dan makmur. Seiring dengan PBB, sejak 1977 Viet Nam telah berhasil menciptakan satu kesan sendiri di organisasi ini, memberikan kepentingan-pentingan besar bagi tanah air. Bisa ditegaskan, masuk PBB menjadi prasyarat agar diplomasi mutlilateral Viet Nam lepas landas.
PBB: Fondasi bagi Diplomasi Multilateral Viet Nam Lepas Landas
PBB: Fondasi bagi Diplomasi Multilateral Viet Nam Lepas Landas
(VOVWORLD) - Tujuh lima tahun silam (24 Oktober 1945-24 Oktober 2020), Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), organisasi multilateral terbesar di dunia dilahirkan dengan tujuan mencegah dan meminimalkan semua bahaya bentrokan, menghindari perang, menjaga perdamaian, membangun satu dunia yang berkembang, cukup sandang, cukup pangan dan makmur. Seiring dengan PBB, sejak 1977 Viet Nam telah berhasil menciptakan satu kesan sendiri di organisasi ini, memberikan kepentingan-pentingan besar bagi tanah air. Bisa ditegaskan, masuk PBB menjadi prasyarat agar diplomasi mutlilateral Viet Nam lepas landas.
Demokrasi, menghimpun kearifan rakyat untuk menetapkan garis politik PKV
(VOVWORLD) - Warga di seluruh negeri dan orang Vietnam di luar negeri telah resmi bisa mendekati dan ikut memberikan sumbangan pendapat kepada rancangan dokumen-dokumen untuk disampaikan kepada Kongres Nasional ke-13 Partai Komunis Vietnam dari tanggal 20/10/2020 ini.
Demokrasi, menghimpun kearifan rakyat untuk menetapkan garis politik PKV
Demokrasi, menghimpun kearifan rakyat untuk menetapkan garis politik PKV
(VOVWORLD) - Warga di seluruh negeri dan orang Vietnam di luar negeri telah resmi bisa mendekati dan ikut memberikan sumbangan pendapat kepada rancangan dokumen-dokumen untuk disampaikan kepada Kongres Nasional ke-13 Partai Komunis Vietnam dari tanggal 20/10/2020 ini.
Berupaya melaksanakan target ganda dalam mencegah, menanggulangi wabah Covid-19 dan mengembangkan sosial-ekonomi
(VOVWORLD) - Pemerintah Viet Nam berupaya keras untuk mengatasi ujian, bertekad mencapai target ganda yaitu berhasil mengendalikan, mengekang wabah Covid-19 sampai memulihkan dan mengembangkan sosial-ekonomi serta aktif melakukan integrasi internasional. Demikian ditunjukkan oleh Perdana Menteri (PM) Viet Nam, Nguyen Xuan Phuc dalam laporan pelaksanaan rencana pengembangan sosial-ekonomi 2020 dan Repelita 2016-2020, rencana pengembangan sosial-ekonomi 2021, target dan bebeapa tugas dan solusi pengembangan sosial-ekonomi tahap 2021-2025 di depan acara pembukaan persidangan ke-10 Majelis Nasional (MN) angkatan XIV yang berlangsung pada Selasa (20 Oktober) pagi.
Berupaya melaksanakan target ganda dalam mencegah, menanggulangi wabah Covid-19 dan mengembangkan sosial-ekonomi
Berupaya melaksanakan target ganda dalam mencegah, menanggulangi wabah Covid-19 dan mengembangkan sosial-ekonomi
(VOVWORLD) - Pemerintah Viet Nam berupaya keras untuk mengatasi ujian, bertekad mencapai target ganda yaitu berhasil mengendalikan, mengekang wabah Covid-19 sampai memulihkan dan mengembangkan sosial-ekonomi serta aktif melakukan integrasi internasional. Demikian ditunjukkan oleh Perdana Menteri (PM) Viet Nam, Nguyen Xuan Phuc dalam laporan pelaksanaan rencana pengembangan sosial-ekonomi 2020 dan Repelita 2016-2020, rencana pengembangan sosial-ekonomi 2021, target dan bebeapa tugas dan solusi pengembangan sosial-ekonomi tahap 2021-2025 di depan acara pembukaan persidangan ke-10 Majelis Nasional (MN) angkatan XIV yang berlangsung pada Selasa (20 Oktober) pagi.
Mengembangkan lebih lanjut lagi hubungan kemitraan strategis yang intensif dan ekstensif antara Jepang dan Vietnam
(VOVWORLD) - Atas undangan Perdana Menteri (PM) Vietnam, Nguyen Xuan Phuc dan Istri, PM Jepang, Suga Yoshihide dan Istri melakukan kunjungan resmi di Vietnam dari 18-20/10. Pada Senin (19 Oktober), akan berlangsung serentetan event penting dalam kunjungan tersebut yakni pembicaraan antara kedua PM, pertemuan antara PM Jepang dengan pimpinan Partai Komunis, dan Majelis Nasional (MN) Vietnam. Kedua PM juga tukar-menukar berbagai naskah kerjasama. Kunjungan tersebut turut mengembangkan lebih lanjut lagi hubungan kemitraan strategis yang intensif dan ekstensif antara Vietnam dan Jepang.
Mengembangkan lebih lanjut lagi hubungan kemitraan strategis yang intensif dan ekstensif antara Jepang dan Vietnam
Mengembangkan lebih lanjut lagi hubungan kemitraan strategis yang intensif dan ekstensif antara Jepang dan Vietnam
(VOVWORLD) - Atas undangan Perdana Menteri (PM) Vietnam, Nguyen Xuan Phuc dan Istri, PM Jepang, Suga Yoshihide dan Istri melakukan kunjungan resmi di Vietnam dari 18-20/10. Pada Senin (19 Oktober), akan berlangsung serentetan event penting dalam kunjungan tersebut yakni pembicaraan antara kedua PM, pertemuan antara PM Jepang dengan pimpinan Partai Komunis, dan Majelis Nasional (MN) Vietnam. Kedua PM juga tukar-menukar berbagai naskah kerjasama. Kunjungan tersebut turut mengembangkan lebih lanjut lagi hubungan kemitraan strategis yang intensif dan ekstensif antara Vietnam dan Jepang.
Hubungan Vietnam – Jepang: Satu Penggalan Jalan Pembangunan Baru
(VOVWORLD) - Atas undangan Perdana Menteri (PM) Vietnam, Nguyen Xuan Phuc, PM Jepang, Suga Yoshihide akan melakukan kunjungan ke Vietnam pada Oktober ini. Ini untuk kedua kali berturut-turut seorang PM baru Jepang memilih Vietnam menjadi negara pertama dalam kunjungannya setelah dilantik.
Hubungan Vietnam – Jepang: Satu Penggalan Jalan Pembangunan Baru
Hubungan Vietnam – Jepang: Satu Penggalan Jalan Pembangunan Baru
(VOVWORLD) - Atas undangan Perdana Menteri (PM) Vietnam, Nguyen Xuan Phuc, PM Jepang, Suga Yoshihide akan melakukan kunjungan ke Vietnam pada Oktober ini. Ini untuk kedua kali berturut-turut seorang PM baru Jepang memilih Vietnam menjadi negara pertama dalam kunjungannya setelah dilantik.
Viet Nam Menjamin Hak Mobilitas di tengah Wabah Covid-19
(VOVWORLD) - Tanpa memperdulikan kesulitan akibat wabah Covid-19, Partai Komunis dan Negara Viet Nam telah, sedang dan akan berupaya menjamin secara maksimal mobilitas bagi warga negara Viet Nam dan warga negara asing berdasarkan hukum Viet Nam dan internasional.
Viet Nam Menjamin Hak Mobilitas di tengah Wabah Covid-19
Viet Nam Menjamin Hak Mobilitas di tengah Wabah Covid-19
(VOVWORLD) - Tanpa memperdulikan kesulitan akibat wabah Covid-19, Partai Komunis dan Negara Viet Nam telah, sedang dan akan berupaya menjamin secara maksimal mobilitas bagi warga negara Viet Nam dan warga negara asing berdasarkan hukum Viet Nam dan internasional.
Vietnam terus menciptakan kesan terhadap dunia tentang pencegahan dan penanggulangan wabah Covid-19
(VOVWORLD) - Buletin edisi Rabu (14/10) pagi pukul 6.00 dari Badan Pengarahan Nasional urusan Pencegahan dan Penanggulangan wabah Covid-19, memberitakan bahwa di Vietnam tidak tercatat lagi pasien baru Covid-19 selama 24 jam terakhir.
Vietnam terus menciptakan kesan terhadap dunia tentang pencegahan dan penanggulangan wabah Covid-19
Vietnam terus menciptakan kesan terhadap dunia tentang pencegahan dan penanggulangan wabah Covid-19
(VOVWORLD) - Buletin edisi Rabu (14/10) pagi pukul 6.00 dari Badan Pengarahan Nasional urusan Pencegahan dan Penanggulangan wabah Covid-19, memberitakan bahwa di Vietnam tidak tercatat lagi pasien baru Covid-19 selama 24 jam terakhir.
Perjanjian Imigrasi baru dan Perpecahan dalam Uni Eropa
(VOVWORLD) - Uni Eropa pada akhir pekan lalu mengawali pembahasan tentang Perjanjian Imigrasi baru untuk mereformasikan kebijakan pengungsi yang dinilai telah gagal selama ini, memecahkan perpecahan intra-kawasan yang ditimbulkan oleh masalah imigrasi. Ini untuk pertama kalinya 27 negara anggota Uni Eropa membahas dokumen ini. Akan tetapi, untuk berhasil menemukan suara bersama dalam memecahkan masalah imigrasi belum pernah merupakan masalah yang mudah bagi Uni Eropa selama beberapa tahun ini, kalau tidak ingin dikatakan ini sebagai salah satu di antara masalah-masalah yang paling sulit.
Perjanjian Imigrasi baru dan Perpecahan dalam Uni Eropa
Perjanjian Imigrasi baru dan Perpecahan dalam Uni Eropa
(VOVWORLD) - Uni Eropa pada akhir pekan lalu mengawali pembahasan tentang Perjanjian Imigrasi baru untuk mereformasikan kebijakan pengungsi yang dinilai telah gagal selama ini, memecahkan perpecahan intra-kawasan yang ditimbulkan oleh masalah imigrasi. Ini untuk pertama kalinya 27 negara anggota Uni Eropa membahas dokumen ini. Akan tetapi, untuk berhasil menemukan suara bersama dalam memecahkan masalah imigrasi belum pernah merupakan masalah yang mudah bagi Uni Eropa selama beberapa tahun ini, kalau tidak ingin dikatakan ini sebagai salah satu di antara masalah-masalah yang paling sulit.
