Mengidentifikasi taktik “zona abu-abu” Tiongkok di Laut Timur
Mengidentifikasi taktik “zona abu-abu” Tiongkok di Laut Timur
(VOVWORLD) - Selama ini, gugus kata “zona abu-abu” bermuculan di analisis-analisis kalangan pakar tentang Laut Timur. Tindakan-tindakan menghasut bentrokan yang dilakukan oleh Tiongkok di Laut Timur dengan tunjuk nama dengan tujuan jelas jelas untuk mengontrol sebagian besar luas Laut Timur.
Mengidentifikasi taktik “zona abu-abu” Tiongkok di Laut Timur
Mengidentifikasi taktik “zona abu-abu” Tiongkok di Laut Timur
(VOVWORLD) - Selama ini, gugus kata “zona abu-abu” bermuculan di analisis-analisis kalangan pakar tentang Laut Timur. Tindakan-tindakan menghasut bentrokan yang dilakukan oleh Tiongkok di Laut Timur dengan tunjuk nama dengan tujuan jelas jelas untuk mengontrol sebagian besar luas Laut Timur.
Masalah Laut Timur di Konferensi Menhan ASEAN
Masalah Laut Timur di Konferensi Menhan ASEAN
(VOVWORLD) - Konferensi Menteri Pertahanan (Menhan) Negara-Negara ASEAN yang terbatas (ADMM terbatas) dan Konferensi Menhan Negara-Negara ASEAN yang diperluas (ADMM+) ke-6 diadakan di Bangkok, Ibukota Thailand dari 16-19/11. Salah satu di antara masalah-masalah yang mendapat perhatian para utusan peserta konferensi tersebut ialah masalah Laut Timur. Para peserta juga menegaskan bahwa usaha menjamin perdamaian dan kestabilan di Laut Timur punya makna penting terhadap perdamaian di kawasan.
Masalah Laut Timur di Konferensi Menhan ASEAN
Masalah Laut Timur di Konferensi Menhan ASEAN
(VOVWORLD) - Konferensi Menteri Pertahanan (Menhan) Negara-Negara ASEAN yang terbatas (ADMM terbatas) dan Konferensi Menhan Negara-Negara ASEAN yang diperluas (ADMM+) ke-6 diadakan di Bangkok, Ibukota Thailand dari 16-19/11. Salah satu di antara masalah-masalah yang mendapat perhatian para utusan peserta konferensi tersebut ialah masalah Laut Timur. Para peserta juga menegaskan bahwa usaha menjamin perdamaian dan kestabilan di Laut Timur punya makna penting terhadap perdamaian di kawasan.
Repatriasi para pembangkang IS: masalah yang tidak sederhana
Repatriasi para pembangkang IS: masalah yang tidak sederhana
(VOVWORLD) - Turki pada Kamis (14 November), terus merepatriasi para tahanan IS yang dipenjara di Suriah Timur Laut. Ini merupakan repatriasi ke-2 terhadap para pembangkang IS yang dilakukan oleh Turki dalam waktu 3 hari ini. Banyak tahanan di antara mereka ini adalah orang Eropa. Tekad Turki dalam merepatriasi para pembangkang IS mencemaskan banyak negara Eropa, bersamaan itu meningkatkan ketegangan antara Eropa dan Turki.
Repatriasi para pembangkang IS: masalah yang tidak sederhana
Repatriasi para pembangkang IS: masalah yang tidak sederhana
(VOVWORLD) - Turki pada Kamis (14 November), terus merepatriasi para tahanan IS yang dipenjara di Suriah Timur Laut. Ini merupakan repatriasi ke-2 terhadap para pembangkang IS yang dilakukan oleh Turki dalam waktu 3 hari ini. Banyak tahanan di antara mereka ini adalah orang Eropa. Tekad Turki dalam merepatriasi para pembangkang IS mencemaskan banyak negara Eropa, bersamaan itu meningkatkan ketegangan antara Eropa dan Turki.
Mementingkan Persatuan Nasional demi Kepentingan Tanah Air
Mementingkan Persatuan Nasional demi Kepentingan Tanah Air
(VOVWORLD) - Dalam proses memimpin dan menyelenggarakan Tanah Air, Partai Komunis dan Negara Viet Nam selalu menegaskan salah satu di antara motivasi-motivasi utama untuk mengembangkan tanah air ialah kebijakan persatuan besar seluruh rakyat. Partai Komunis dan Negara Viet Nam selalu mementingkan persatuan nasional, persatuan agama demi kepentingan Tanah Air dan demi kehidupan rakyat yang cukup sandang, cukup pangan dan berbahagia. Menurut semangat itu, berbagai lapisan rakyat tanpa membedakan unsur, klas, etnis, agama dan sebagainya telah selalu memanifestasikan semangat persatuan dan kerukunan, menciptakan kekuatan besar dalam usaha membangun dan membela tanah air. Pesta persatuan besar nasional yang sedang berlangsung di semua zona pemukiman penduduk selama hari-hari ini merupakan bukti yang jelas tentang masalah ini.
Mementingkan Persatuan Nasional demi Kepentingan Tanah Air
Mementingkan Persatuan Nasional demi Kepentingan Tanah Air
(VOVWORLD) - Dalam proses memimpin dan menyelenggarakan Tanah Air, Partai Komunis dan Negara Viet Nam selalu menegaskan salah satu di antara motivasi-motivasi utama untuk mengembangkan tanah air ialah kebijakan persatuan besar seluruh rakyat. Partai Komunis dan Negara Viet Nam selalu mementingkan persatuan nasional, persatuan agama demi kepentingan Tanah Air dan demi kehidupan rakyat yang cukup sandang, cukup pangan dan berbahagia. Menurut semangat itu, berbagai lapisan rakyat tanpa membedakan unsur, klas, etnis, agama dan sebagainya telah selalu memanifestasikan semangat persatuan dan kerukunan, menciptakan kekuatan besar dalam usaha membangun dan membela tanah air. Pesta persatuan besar nasional yang sedang berlangsung di semua zona pemukiman penduduk selama hari-hari ini merupakan bukti yang jelas tentang masalah ini.
Vietnam – Kazakhstan Mendorong Hubungan Bilateral
Vietnam – Kazakhstan Mendorong Hubungan Bilateral
(VOVWORLD) - Atas undangan Ketua Majelis Nasional (MN) Vietnam, Ibu Nguyen Thi Kim Ngan, delegasi Majelis Rendah Republik Kazakhstan yang dikepalai Ketuanya Nurlan Nigmatulin, pada Rabu (13/11), melakukan kunjungan resmi di Vietnam. Kunjungan ini berlangsung sampai hari Jumat (15/11), menunjukkan keinginan dan tekad pimpinan dua negara guna memperkokoh dan mengembangkan hubungan persahabatan tradisional.
Vietnam – Kazakhstan Mendorong Hubungan Bilateral
Vietnam – Kazakhstan Mendorong Hubungan Bilateral
(VOVWORLD) - Atas undangan Ketua Majelis Nasional (MN) Vietnam, Ibu Nguyen Thi Kim Ngan, delegasi Majelis Rendah Republik Kazakhstan yang dikepalai Ketuanya Nurlan Nigmatulin, pada Rabu (13/11), melakukan kunjungan resmi di Vietnam. Kunjungan ini berlangsung sampai hari Jumat (15/11), menunjukkan keinginan dan tekad pimpinan dua negara guna memperkokoh dan mengembangkan hubungan persahabatan tradisional.
Kesepakatan Nuklir Iran Kian Ringkih Seperti Sebuah Pelita Ditiup Angin
Kesepakatan Nuklir Iran Kian Ringkih Seperti Sebuah Pelita Ditiup Angin
(VOVWORLD) - Tidak seperti dugaan kalangan analis, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, menyatakan menarik diri dari Kesepakatan Nuklir Iran (JCPOA) yang ditandatangani antara Iran dan 6 negara adi kuasa yang meliputi Amerika Serikat, Rusia, Tiongkok, Inggris, Perancis dan Jerman pada tahun 2015. Naskah yang banyak ditunggu-tunggu ini makin menghadapi banyak tantangan. Bisa dikatakan, bahaya keruntuhan kesepakatan ini makin mendesak lebih dari yang sudah-sudah.
Kesepakatan Nuklir Iran Kian Ringkih Seperti Sebuah Pelita Ditiup Angin
Kesepakatan Nuklir Iran Kian Ringkih Seperti Sebuah Pelita Ditiup Angin
(VOVWORLD) - Tidak seperti dugaan kalangan analis, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, menyatakan menarik diri dari Kesepakatan Nuklir Iran (JCPOA) yang ditandatangani antara Iran dan 6 negara adi kuasa yang meliputi Amerika Serikat, Rusia, Tiongkok, Inggris, Perancis dan Jerman pada tahun 2015. Naskah yang banyak ditunggu-tunggu ini makin menghadapi banyak tantangan. Bisa dikatakan, bahaya keruntuhan kesepakatan ini makin mendesak lebih dari yang sudah-sudah.
Komunitas internasional mendukung semua langkah Vietnam dalam masalah Laut Timur
Komunitas internasional mendukung semua langkah Vietnam dalam masalah Laut Timur
(VOVWORLD) - Selama ini, tindakan-tindakan ilegal yang melanggar UNCLOS 1982 dan mengancam ketertiban dan kestabilan regional yang dilaksanakan Tiongkok di Laut Timur telah membuat opini umum dalam dan luar negeri menjadi sangat urgen. Sebagai sebuah negara yang terkena pengaruh langsung, Vietnam selalu menunjukkan pandangan hukum, tekun memecahkan semua sengketa dengan langkah damai melalui bemacam-macam kanal.
Komunitas internasional mendukung semua langkah Vietnam dalam masalah Laut Timur
Komunitas internasional mendukung semua langkah Vietnam dalam masalah Laut Timur
(VOVWORLD) - Selama ini, tindakan-tindakan ilegal yang melanggar UNCLOS 1982 dan mengancam ketertiban dan kestabilan regional yang dilaksanakan Tiongkok di Laut Timur telah membuat opini umum dalam dan luar negeri menjadi sangat urgen. Sebagai sebuah negara yang terkena pengaruh langsung, Vietnam selalu menunjukkan pandangan hukum, tekun memecahkan semua sengketa dengan langkah damai melalui bemacam-macam kanal.
Presiden Ho Chi Minh dan Presiden Soekarno, persahabatan yang melampaui prinsip-prinsip diplomatik biasa
Presiden Ho Chi Minh dan Presiden Soekarno, persahabatan yang melampaui prinsip-prinsip diplomatik biasa
(VOVWORLD) - Di dunia, mungkin jarang ada hubungan persahabatan antara para pemimpin dimana hasilnya adalah hubungan diplomatik antara dua negara yang berkepanjangan selama 65 tahun ini seperti hubungan antara Presiden Ho Chi Minh dari Vietnam dan Presiden Soekarno dari Indonesia. Ini bukan hanya secara sederhana adalah hubungan diplomatik antara dua pemimpin nasional saja, tetapi hubungan sekesatuan dan hubungan persaudaraan yang menjadi tenaga pendorong untuk mengembangkan hubungan dua negara dewasa ini di semua bidang.
Presiden Ho Chi Minh dan Presiden Soekarno, persahabatan yang melampaui prinsip-prinsip diplomatik biasa
Presiden Ho Chi Minh dan Presiden Soekarno, persahabatan yang melampaui prinsip-prinsip diplomatik biasa
(VOVWORLD) - Di dunia, mungkin jarang ada hubungan persahabatan antara para pemimpin dimana hasilnya adalah hubungan diplomatik antara dua negara yang berkepanjangan selama 65 tahun ini seperti hubungan antara Presiden Ho Chi Minh dari Vietnam dan Presiden Soekarno dari Indonesia. Ini bukan hanya secara sederhana adalah hubungan diplomatik antara dua pemimpin nasional saja, tetapi hubungan sekesatuan dan hubungan persaudaraan yang menjadi tenaga pendorong untuk mengembangkan hubungan dua negara dewasa ini di semua bidang.
Interpelasi MN: semakin menjadi substantif dan efektivitas
Interpelasi MN: semakin menjadi substantif dan efektivitas
(VOVWORLD) - Para anggota Majelis Nasional (MN) Vietnam, angkatan XIV, dari 6-8/11, telah melaksanakan acara interpelasi terhadap 4 Menteri yaitu Menteri Dalam Negeri, Menteri Industri dan Perdagangan, Menteri Pertanian dan Pengembangan Pedesaan dan Menteri Informasi dan Komunikasi tentang masalah-masalah yang bersangkutan. Opini umum dan para anggota MN menilai tinggi interpelasi-interpelasi dan menyatakan bahwa interpelasi semakin menjadi substantif dan efektivitas.
Interpelasi MN: semakin menjadi substantif dan efektivitas
Interpelasi MN: semakin menjadi substantif dan efektivitas
(VOVWORLD) - Para anggota Majelis Nasional (MN) Vietnam, angkatan XIV, dari 6-8/11, telah melaksanakan acara interpelasi terhadap 4 Menteri yaitu Menteri Dalam Negeri, Menteri Industri dan Perdagangan, Menteri Pertanian dan Pengembangan Pedesaan dan Menteri Informasi dan Komunikasi tentang masalah-masalah yang bersangkutan. Opini umum dan para anggota MN menilai tinggi interpelasi-interpelasi dan menyatakan bahwa interpelasi semakin menjadi substantif dan efektivitas.
Memperingati ultah ke-60 kunjungan Presiden Ho Chi Minh dan kunjungan Presiden Soekarno
Memperingati ultah ke-60 kunjungan Presiden Ho Chi Minh dan kunjungan Presiden Soekarno
(VOVWORLD) - Genap 60 tahun sejak kunjungan bersejarah yang dilakukan Presiden Ho Chi Minh di Indonesia dan kunjungan bersejarah dari Presiden Soekarno di Vietnam yang meletakkan fondasi untuk hubungan diplomatik antara dua bangsa, pada 8/11/2019, Kedutaan Besar Vietnam berkoordinasi dengan Pusat Arsip Nasional Republik Indonesia dengan khidmat mengadakan acara peringatan ultah ke-60 dua kunjungan bersejarah ini (1959 – 2019), di Jakarta, Ibukota Indonesia.
Memperingati ultah ke-60 kunjungan Presiden Ho Chi Minh dan kunjungan Presiden Soekarno
Memperingati ultah ke-60 kunjungan Presiden Ho Chi Minh dan kunjungan Presiden Soekarno
(VOVWORLD) - Genap 60 tahun sejak kunjungan bersejarah yang dilakukan Presiden Ho Chi Minh di Indonesia dan kunjungan bersejarah dari Presiden Soekarno di Vietnam yang meletakkan fondasi untuk hubungan diplomatik antara dua bangsa, pada 8/11/2019, Kedutaan Besar Vietnam berkoordinasi dengan Pusat Arsip Nasional Republik Indonesia dengan khidmat mengadakan acara peringatan ultah ke-60 dua kunjungan bersejarah ini (1959 – 2019), di Jakarta, Ibukota Indonesia.
