Listen on
English
en-US English
VN Vietnamese
CN 中文
JP 日本語
KR 한국어
FR Français
RU Русский
DE Deutsch
ES Español
ID Bahasa Indonesia
TH ไทย
LA ພາສາລາວ
KH ខ្មែរ
  • Close
  • EN English
  • VN Vietnamese
  • CN 中文
  • JP 日本語
  • KR 한국어
  • FR Français
  • RU Русский
  • DE Deutsch
  • ES Español
  • ID Bahasa Indonesia
  • TH ไทย
  • LA ພາສາລາວ
  • KH ខ្មែរ
08/04/2019
Memperkokoh persatuan besar seluruh bangsa

Memperkokoh persatuan besar seluruh bangsa

(VOVWORLD) - Perdana Menteri (PM) Nguyen Xuan Phuc dan Deputi Harian PM Viet Nam, Truong Hoa Binh, pada akhir pekan lalu telah mengadakan pertemuan dengan warga etnis Khmer di 4 provinsi dan kota di daerah Nam Bo sehubungan dengan Hari Raya Tahun Baru Tradisional Chol Chnam Thmay (atau Hari Raya Tet Chol Chnam Thmay). Pada peristiwa ini, pimpinan Pemerintah Viet Nam menekankan peranan penting dari warga etnis Khmer dalam usaha pembangunan dan pembelaan tanah Air. Bersamaan itu mengharapkan agar warga etnis Khmer akan terus menyumbangkan tenaga demi kemakmuran seluruh bangsa. Hal ini menunjukkan bahwa perhatian dari pimpinan Viet Nam terhadap warga etnis Khmer pada khususnya dan berbagai agama pada umumnya, turut memperkokoh persatuan besar seluruh bangsa.

Memperkokoh persatuan besar seluruh bangsa

Memperkokoh persatuan besar seluruh bangsa

(VOVWORLD) - Perdana Menteri (PM) Nguyen Xuan Phuc dan Deputi Harian PM Viet Nam, Truong Hoa Binh, pada akhir pekan lalu telah mengadakan pertemuan dengan warga etnis Khmer di 4 provinsi dan kota di daerah Nam Bo sehubungan dengan Hari Raya Tahun Baru Tradisional Chol Chnam Thmay (atau Hari Raya Tet Chol Chnam Thmay). Pada peristiwa ini, pimpinan Pemerintah Viet Nam menekankan peranan penting dari warga etnis Khmer dalam usaha pembangunan dan pembelaan tanah Air. Bersamaan itu mengharapkan agar warga etnis Khmer akan terus menyumbangkan tenaga demi kemakmuran seluruh bangsa. Hal ini menunjukkan bahwa perhatian dari pimpinan Viet Nam terhadap warga etnis Khmer pada khususnya dan berbagai agama pada umumnya, turut memperkokoh persatuan besar seluruh bangsa.

05/04/2019
Perjanjian Perdagangan Bebas: Peluang perkembangan bagi “benua hitam“

Perjanjian Perdagangan Bebas: Peluang perkembangan bagi “benua hitam“

(VOVWORLD) - Perjanjian Zona Perdagangan Bebas Afrika (AfCFTA), pada tanggal 2 April telah diratifikasi oleh Parlemen Gambia, meningkatkan jumlah anggota yang meratifikasi perjanjian ini bertambah menjadi 22, angka minimal agar AfCFTA menjadi efektif. Dengan demikian, Perjanjian AfCFTA akan berlaku setelah 30 hari sejak waktu Uni Afrika (AU) menerima seluruh dokumen ratifikasi dari 22 negara ini. AfCFTA diharapkan akan menciptakan satu zona perdagangan bebas yang terbesar di benua hitam itu, membuka peluang perkembangan bagi benua ini pada masa depan.

Perjanjian Perdagangan Bebas: Peluang perkembangan bagi “benua hitam“

Perjanjian Perdagangan Bebas: Peluang perkembangan bagi “benua hitam“

(VOVWORLD) - Perjanjian Zona Perdagangan Bebas Afrika (AfCFTA), pada tanggal 2 April telah diratifikasi oleh Parlemen Gambia, meningkatkan jumlah anggota yang meratifikasi perjanjian ini bertambah menjadi 22, angka minimal agar AfCFTA menjadi efektif. Dengan demikian, Perjanjian AfCFTA akan berlaku setelah 30 hari sejak waktu Uni Afrika (AU) menerima seluruh dokumen ratifikasi dari 22 negara ini. AfCFTA diharapkan akan menciptakan satu zona perdagangan bebas yang terbesar di benua hitam itu, membuka peluang perkembangan bagi benua ini pada masa depan.

04/04/2019
Vietnam ingin memberikan sumbangan lebih banyak lagi pada perdamaian dunia

Vietnam ingin memberikan sumbangan lebih banyak lagi pada perdamaian dunia

(VOVWORLD) - Pada bulan Juni mendatang, Vietnam akan resmi berpartisipasi dalam proses pemilihan menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DKPBB) masa bakti 2020-2021. Perihal Vietnam mencalonkan diri pada DK PBB untuk kedua kalinya terus menegaskan haluan Vietnam ialah menjadi anggota yang aktif, mitra tepercaya dan bertanggung jawab dalam komunitas internasional; bersamaan itu juga merupakan peluang bagi Vietnam untuk bisa memberikan sumbangan konstruktif di mekanisme yang mempunyai peranan penting dan strategis terhadap perdamaian dan keamanan internasional ini, turut menjamin perdamaian, kestabilan dan perkembangan di kawasan dan di dunia.

Vietnam ingin memberikan sumbangan lebih banyak lagi pada perdamaian dunia

Vietnam ingin memberikan sumbangan lebih banyak lagi pada perdamaian dunia

(VOVWORLD) - Pada bulan Juni mendatang, Vietnam akan resmi berpartisipasi dalam proses pemilihan menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DKPBB) masa bakti 2020-2021. Perihal Vietnam mencalonkan diri pada DK PBB untuk kedua kalinya terus menegaskan haluan Vietnam ialah menjadi anggota yang aktif, mitra tepercaya dan bertanggung jawab dalam komunitas internasional; bersamaan itu juga merupakan peluang bagi Vietnam untuk bisa memberikan sumbangan konstruktif di mekanisme yang mempunyai peranan penting dan strategis terhadap perdamaian dan keamanan internasional ini, turut menjamin perdamaian, kestabilan dan perkembangan di kawasan dan di dunia.

03/04/2019
Kemajuan-kemajuan baru dalam mengatasi akibat bom dan ranjau di Viet Nam

Kemajuan-kemajuan baru dalam mengatasi akibat bom dan ranjau di Viet Nam

(VOVWORLD) - Pada Kamis (4 April), di Viet Nam berlangsung banyak aktivitas untuk menyambut Hari Dunia tentang pencegahan dan pemberantasan Bom dan Ranjau. Pada tahun lalu, pekerjaan mengatasi akibat bom dan ranjau pasca perang terus diperhebat oleh Viet Nam, dari menyempurnakan payung hukum, membangun kerangka hukum untuk membantu korban bom dan ranjau sampai mengembangkan jaringan basis pemberian jasa pekerjaan sosial dan pemulihan fungsi bagi korban bom dan ranjau.

Kemajuan-kemajuan baru dalam mengatasi akibat bom dan ranjau di Viet Nam

Kemajuan-kemajuan baru dalam mengatasi akibat bom dan ranjau di Viet Nam

(VOVWORLD) - Pada Kamis (4 April), di Viet Nam berlangsung banyak aktivitas untuk menyambut Hari Dunia tentang pencegahan dan pemberantasan Bom dan Ranjau. Pada tahun lalu, pekerjaan mengatasi akibat bom dan ranjau pasca perang terus diperhebat oleh Viet Nam, dari menyempurnakan payung hukum, membangun kerangka hukum untuk membantu korban bom dan ranjau sampai mengembangkan jaringan basis pemberian jasa pekerjaan sosial dan pemulihan fungsi bagi korban bom dan ranjau.

02/04/2019
Asia berupaya mempertahankan laju pertumbuhan ekonomi

Asia berupaya mempertahankan laju pertumbuhan ekonomi

(VOVWORLD) - Konferensi tahunan Forum Asia Boao 2019 (BFA) yang berakhir di Tiongkok pada pekan lalu telah menegaskan perlunya memperkuat kerjasama regional dan global untuk mempertahankan laju pertumbuhan ekonomi pada waktu mendatang. Di forum yang dianggap sebagai Davos-nya Asia ini, banyak solusi telah dikeluarkan, tapi juga menunjukkan tantangan-tantangan terhadap Asia, ketika proteksionisme sedang membangkit dan sistem perdagangan dunia menghadapi berbagai pagar rintangan yang semakin meningkat.

Asia berupaya mempertahankan laju pertumbuhan ekonomi

Asia berupaya mempertahankan laju pertumbuhan ekonomi

(VOVWORLD) - Konferensi tahunan Forum Asia Boao 2019 (BFA) yang berakhir di Tiongkok pada pekan lalu telah menegaskan perlunya memperkuat kerjasama regional dan global untuk mempertahankan laju pertumbuhan ekonomi pada waktu mendatang. Di forum yang dianggap sebagai Davos-nya Asia ini, banyak solusi telah dikeluarkan, tapi juga menunjukkan tantangan-tantangan terhadap Asia, ketika proteksionisme sedang membangkit dan sistem perdagangan dunia menghadapi berbagai pagar rintangan yang semakin meningkat.

01/04/2019
Masa 15 tahun melakukan kerjasama yang saling menguntungkan

Masa 15 tahun melakukan kerjasama yang saling menguntungkan

(VOVWORLD) - Di arus umum dari hubungan kemitraan strategis dan komprehensif Viet Nam-Tiongkok, kerjasama di laut, di antaranya ada kerjasama eksploitasi sumber keuntunggan hasil perikanan bersama di Teluk Tonkin adalah satu titik cerah. Setelah masa 15 tahun sejak Perjanjian Delimitasi Teluk Tonkin dan Perjanjian Kerjasama Perikanan Teluk Tonkin Viet Nam-Tiongkok berlaku dan diterjemahkan ke dalam praktek kehidupan sehingga turut menstabilkan situasi keamanan dan ketertiban di Teluk Tonkin.

Masa 15 tahun melakukan kerjasama yang saling menguntungkan

Masa 15 tahun melakukan kerjasama yang saling menguntungkan

(VOVWORLD) - Di arus umum dari hubungan kemitraan strategis dan komprehensif Viet Nam-Tiongkok, kerjasama di laut, di antaranya ada kerjasama eksploitasi sumber keuntunggan hasil perikanan bersama di Teluk Tonkin adalah satu titik cerah. Setelah masa 15 tahun sejak Perjanjian Delimitasi Teluk Tonkin dan Perjanjian Kerjasama Perikanan Teluk Tonkin Viet Nam-Tiongkok berlaku dan diterjemahkan ke dalam praktek kehidupan sehingga turut menstabilkan situasi keamanan dan ketertiban di Teluk Tonkin.

29/03/2019
Brexit tetap semrawut laksana benang kusut

Brexit tetap semrawut laksana benang kusut

(VOVWORLD) - Proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) semakin tetap se,rawut laksana benang kusut keteika pada legislator Inggris tidak bisa menemukan suara bersama terhadap semua opsi yang diajukan untuk dipunut suara pada Rabu (27 Maret), bahkan ketika Perdana Menteri (PM) Theresa May setuju lengser kalau para legislator mendukung permufakatan Brexit. Pada latar belakang itu, pemungutan suara pada Jumat sore (29 Maret) menurut waktu lokal tentang sebagian permufakatan Brexit ada banyak kemungkinan juga tidak bisa menghindari kegagalan. Situasi tersebut tidak hanya menunjukkan kerumitan dalam proses Brexit, tapi juga menunjukkan kontradiksi internal di Parlemen Inggris.

Brexit tetap semrawut laksana benang kusut

Brexit tetap semrawut laksana benang kusut

(VOVWORLD) - Proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) semakin tetap se,rawut laksana benang kusut keteika pada legislator Inggris tidak bisa menemukan suara bersama terhadap semua opsi yang diajukan untuk dipunut suara pada Rabu (27 Maret), bahkan ketika Perdana Menteri (PM) Theresa May setuju lengser kalau para legislator mendukung permufakatan Brexit. Pada latar belakang itu, pemungutan suara pada Jumat sore (29 Maret) menurut waktu lokal tentang sebagian permufakatan Brexit ada banyak kemungkinan juga tidak bisa menghindari kegagalan. Situasi tersebut tidak hanya menunjukkan kerumitan dalam proses Brexit, tapi juga menunjukkan kontradiksi internal di Parlemen Inggris.

28/03/2019
Mengembangkan peranan diplomasi parlementer

Mengembangkan peranan diplomasi parlementer

(VOVWORLD) - Ketua Majelis Nasional (MN) Vietnam, Ibu Nguyen Thi Kim Ngan, Kamis (28/3) memulai aktivitas-aktivitas dalam perlawatan yang memakan banyak waktu di Kerajaan Maroko, Republik Perancis, Parlemen Eropa dan menghadiri Majelis Umum ke-140 Uni Parlemen Dunia (IPU 140). Ini merupakan perlawatan kedua di luar negeri yang dilakukan oleh Ketua Nguyen Thi Kim Ngan sejak awal tahun 2019 untuk terus menegaskan peranan penting dari diplomasi parlementer dalam memperkokoh hubungan bilateral dan multilateral antara Vietnam dan para mitra.

Mengembangkan peranan diplomasi parlementer

Mengembangkan peranan diplomasi parlementer

(VOVWORLD) - Ketua Majelis Nasional (MN) Vietnam, Ibu Nguyen Thi Kim Ngan, Kamis (28/3) memulai aktivitas-aktivitas dalam perlawatan yang memakan banyak waktu di Kerajaan Maroko, Republik Perancis, Parlemen Eropa dan menghadiri Majelis Umum ke-140 Uni Parlemen Dunia (IPU 140). Ini merupakan perlawatan kedua di luar negeri yang dilakukan oleh Ketua Nguyen Thi Kim Ngan sejak awal tahun 2019 untuk terus menegaskan peranan penting dari diplomasi parlementer dalam memperkokoh hubungan bilateral dan multilateral antara Vietnam dan para mitra.

27/03/2019
Viet Nam dan Brunei Darussalam memperkuat kerjasama di semua bidang

Viet Nam dan Brunei Darussalam memperkuat kerjasama di semua bidang

(VOVWORLD) - Atas undangan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Sentral Partai Komunis Viet Nam (KS PKV), Presiden Republik Sosialis Viet Nam, Nguyen Phu Trong,, Sultan Brunei Darussalam, Haji Hassanal Bolkiah melakukan kunjungan kenegaraan di Viet Nam dari tanggal 26 sampai tanggal 28 Maret 2019. Ini merupakan kunjungan kedua yang dilakukan oleh Sultan Brunei Darussalam di Viet Nam setelah lebih dari 20 tahun untuk mempererat hubungan persahabatan, mendorong kerjasama baik bilateral maupun multilateral dan mengarah ke peringatan ulang tahun ke-30 penggalangan hubungan diplomatik antara dua negara (1992-2022).

Viet Nam dan Brunei Darussalam memperkuat kerjasama di semua bidang

Viet Nam dan Brunei Darussalam memperkuat kerjasama di semua bidang

(VOVWORLD) - Atas undangan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Sentral Partai Komunis Viet Nam (KS PKV), Presiden Republik Sosialis Viet Nam, Nguyen Phu Trong,, Sultan Brunei Darussalam, Haji Hassanal Bolkiah melakukan kunjungan kenegaraan di Viet Nam dari tanggal 26 sampai tanggal 28 Maret 2019. Ini merupakan kunjungan kedua yang dilakukan oleh Sultan Brunei Darussalam di Viet Nam setelah lebih dari 20 tahun untuk mempererat hubungan persahabatan, mendorong kerjasama baik bilateral maupun multilateral dan mengarah ke peringatan ulang tahun ke-30 penggalangan hubungan diplomatik antara dua negara (1992-2022).

26/03/2019
Bahaya meledaknya ketegangan baru di Timur Tengah

Bahaya meledaknya ketegangan baru di Timur Tengah

(VOVWORLD) - Setelah memutuskan mengakui Jerusalem sebagai Ibukota Israel, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump pada Senin (25/3) dengan resmi menyatakan mengakui kedaulatan Israel terhadap dataran tinggi Golan. Gerak-gerik Presiden Donald Trump tersebut sekali lagi membawa Presiden ini menjadi sentral di gelanggang politik internasional, ketika membalikkan politik AS terhadap kawasan ini yang pernah dipertahankan dalam waktu 50 tahun lebih ini. Gerak-gerik ini membangkitkan kecemasan mendalam di dunia, memperingatkan kemungkinan timbulnya akibat yang teramat berbahaya tentang politik, keamanan dan kaitannya tentang hukum internasional.

Bahaya meledaknya ketegangan baru di Timur Tengah

Bahaya meledaknya ketegangan baru di Timur Tengah

(VOVWORLD) - Setelah memutuskan mengakui Jerusalem sebagai Ibukota Israel, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump pada Senin (25/3) dengan resmi menyatakan mengakui kedaulatan Israel terhadap dataran tinggi Golan. Gerak-gerik Presiden Donald Trump tersebut sekali lagi membawa Presiden ini menjadi sentral di gelanggang politik internasional, ketika membalikkan politik AS terhadap kawasan ini yang pernah dipertahankan dalam waktu 50 tahun lebih ini. Gerak-gerik ini membangkitkan kecemasan mendalam di dunia, memperingatkan kemungkinan timbulnya akibat yang teramat berbahaya tentang politik, keamanan dan kaitannya tentang hukum internasional.