Memilih Perwakilan Unggulan untuk Pembangunan Negara

(VOVWORLD) -Pada tanggal 15 Maret 2026, lebih dari 73 juta pemilih Vietnam akan memilih perwakilan Majelis Nasional ke-16 dan Dewan Rakyat di semua tingkatan untuk periode 2026-2031. Momen ini bukan hanya proses hukum biasa, melainkan ekspresi nyata dari hak rakyat untuk mengatur diri sendiri melalui setiap surat suara. Setiap pilihan yang dibuat oleh pemilih hari ini adalah solusi untuk masalah pembangunan nasional berkelanjutan dalam lima tahun ke depan.
Memilih Perwakilan Unggulan untuk Pembangunan Negara - ảnh 1Spanduk menyambut pemilihan umum di Vietnam (Foto: VOV)

Menjamin prinsip-prinsip pemungutan suara universal, setara, langsung, dan tertutup

Di Tempat Pemungutan Suara No. 2, Kecamatan Vinh Tuy, Hanoi, banyak pemilih menghabiskan waktu berjam-jam  untuk meneliti dengan saksama biografi dan rekam jejak setiap kandidat. Bagi Tran Danh Dung, seorang warga kecamatan tersebut, setiap pemilu adalah momentum pelaksanaan hak politik sakral yang tidak dapat diwakilkan kepada siapa pun.

Saya berusia 75 tahun dan telah menggunakan hak pilih saya selama 52 tahun. Memberikan suara adalah hak sipil yang sakral, dan saya selalu memberikan suara secara langsung. Saya mempelajari daftar kandidat dan, berdasarkan prestasi para kandidat, saya memilih mereka yang saya percayai untuk mewakili saya, menyuarakan aspirasi rakyat, serta melayani masyarakat dengan lebih baik. Inilah suara dan kepercayaan saya kepada orang-orang yang saya pilih dalam daftar ini.

Memilih Perwakilan Unggulan untuk Pembangunan Negara - ảnh 2Tempat pemungutan suara di Kota Hanoi (Foto: VOV)

Pilihan kandidat yang tepat dan akurat oleh pemilih hanya dapat terwujud sepenuhnya ketika proses pemilihan menjamin keadilan dan demokrasi. Nguyen Ngoc Ha, Ketua Kelompok Lingkungan No. 6, Kecamatan Vinh Tuy (Hanoi), berbagi memaparkan:

Kami telah memasang ringkasan biografi kandidat dan daftar pemilih, sekaligus mengundang warga untuk meninjau daftar tersebut dan menambahkan informasi yang kurang. Di lingkungan No. 6 terdapat tiga papan pengumuman, dan kami juga memasang daftar kandidat di ketiga papan tersebut. Pada saat yang sama, kami juga mendistribusikan daftar calon anggota Majelis Nasional, Dewan Rakyat Kota, dan Dewan Rakyat Kecamatan langsung ke setiap-rumah. Setiap rumah menerima tiga salinan daftar tersebut agar warga dapat mempelajari kontribusi masing-masing calon dan memilih perwakilan  yang terbaik.

Saat ini, persiapan pemilihan sedang dilaksanakan secara komprehensif dan serentak di 34 dewan  pemilihan tingkat provinsi dan 3.321 dewan pemilihan tingkat kecamatan. Nguyen Quynh Lien, Anggota Presidium sekaligus Kepala Departemen Demokrasi, Pengawasan dan Kritik Sosial, Pengurus Besar Front Tanah Air Vietnam, menyatakan:

Seluruh sistem politik secara aktif melaksanakan tahapan pemilihan yang akan berlangsung pada 15 Maret 2026. Keberhasilan pemilihan ini mencerminkan semangat mengutamakan rakyat, ideologi negara rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Pemilihan umum ini adalah wujud nyata kedaulatan rakyat dan ekspresi paling mendasar dari hak demokrasi langsung. Melalui proses ini masyarakat memilih individu-individu  terbaik untuk mengemban amanah dalam lembaga kekuasaan negara tertinggi.

Memilih Perwakilan Unggulan untuk Pembangunan Negara - ảnh 3Nguyen Quynh Lien, Anggota Presidium sekaligus Kepala Departemen Demokrasi, Pengawasan dan Kritik Sosial, Pengurus Besar Front Tanah Air Vietnam (Foto: VOV)

Program aksi yang jelas

Selama proses pemilihan, program aksi para kandidat memegang posisi peranan yang sangat penting, tidak hanya sebagai persyaratan wajib, tetapi juga sebagai ukuran visi, kapasitas, tanggung jawab, dan komitmen politik para wakil rakyat di badan-badan terpilih. Berbicara pada pertemuan konsultasi pemilih pada tanggal 3 Maret di Kota Ho Chi Minh, Sekretaris Komite Partai Kota, Tran Luu Quang, menyatakan bahwa kota ini menargetkan untuk memiliki 27 jalur kereta api perkotaan (metro) pada tahun 2035; dan menyelesaikan tiga jalur pada tahun 2030. Selain itu, kota ini sedang melaksanakan proyek-proyek seperti jembatan dan terowongan Can Gio untuk menghubungkan dengan Vung Tau, guna memangkas kepadatan lalu lintas di rute Provinsi Dong Nai. Terkait relokasi universitas dan fasilitas medis ke daerah pinggiran kota, ia memaparkan:

Relokasi lembaga pendidikan, universitas, perguruan tinggi, dan sekolah kejuruan ke daerah pinggiran kota akan dilakukan secara bertahap. Bahkan fasilitas medis pun secara bertahap akan membangun fasilitas kedua sebelum pindah. Hal ini bertujuan untuk mengatasi dua masalah mendesak: kemacetan lalu lintas dan polusi.

Sementara itu dalam pertemuan dengan pemilih di Khanh Hoa pada tanggal 4 Maret, Nguyen Khac Dinh, Wakil Ketua Majelis Nasional, menyatakan:

Dalam waktu dekat, Provinsi Khanh Hoa akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk mengajukan revisi Resolusi 55 Majelis Nasional tentang mekanisme dan kebijakan khusus pembangunan provinsi Khanh Hoa. Perubahan tersebut bertujuan untuk menambahkan kebijakan baru karena Khanh Hoa saat ini memiliki wilayah geografis yang lebih luas, ruang pengembangan yang lebih besar, laut yang lebih luas, dan dua pembangkit listrik tenaga nuklir dengan investasi yang sangat besar, yang akan menjadikannya pusat pembangunan untuk wilayah Tengah.

Masa depan negara tidak hanya ditentukan oleh keputusan kebijakan utama, tetapi dimulai dengan pilihan spesifik setiap pemilih pada hari pemilihan, 15 Maret, hari ketika kekuatan rakyat diungkapkan secara langsung, adil, dan transparan.

Komentar

Yang lain