Bertemu pada hari “Kieng Gio” dari warga etnis minoritas Dao
(VOVworld) – “Wahai kakanda, masih ingatkah kakanda pada pasar asmara, kakanda menari adinda bernyanyi, kakanda minum arak tanpa kenal mabuk”. Demikian lirik lagu warga etnis minoritas Dao di kabupaten Binh Lieu, provinsi Quang Ninh pada hari “Kieng Gio” pada tanggal 4 bulan 4 menurut kalender imlek saban tahun
Bertemu pada hari “Kieng Gio” dari warga etnis minoritas Dao
Bertemu pada hari “Kieng Gio” dari warga etnis minoritas Dao
(VOVworld) – “Wahai kakanda, masih ingatkah kakanda pada pasar asmara, kakanda menari adinda bernyanyi, kakanda minum arak tanpa kenal mabuk”. Demikian lirik lagu warga etnis minoritas Dao di kabupaten Binh Lieu, provinsi Quang Ninh pada hari “Kieng Gio” pada tanggal 4 bulan 4 menurut kalender imlek saban tahun
Epos dalam kehidupan spirituil warga etnis minoritas Raglai
(VOVworld) – Epos dari warga etnis minoritas Raglai merupakan ragam cerita naratif dari mulut ke mulut dan sampai sekarang tetap dipertahankan dalam ingatan warga dan sering dideklamasikan dalam semua kesempatan aktivitas budaya komunitas.
Epos dalam kehidupan spirituil warga etnis minoritas Raglai
Epos dalam kehidupan spirituil warga etnis minoritas Raglai
(VOVworld) – Epos dari warga etnis minoritas Raglai merupakan ragam cerita naratif dari mulut ke mulut dan sampai sekarang tetap dipertahankan dalam ingatan warga dan sering dideklamasikan dalam semua kesempatan aktivitas budaya komunitas.
Instrumen musik Chapi memenuhi hati warga etnis minoritas Raglai
(VOVworld) – Jika hanya orang etnis Raglai yang kaya baru memiliki Ma La (sejenis bonang) untuk dipukul pada berbagai upacara ritual, maka orang etnis Raglai yang miskin telah menciptakan instrumen musik Chapi, sejenis instrumen musik sederhana yang meniru suara Ma La.
Instrumen musik Chapi memenuhi hati warga etnis minoritas Raglai
Instrumen musik Chapi memenuhi hati warga etnis minoritas Raglai
(VOVworld) – Jika hanya orang etnis Raglai yang kaya baru memiliki Ma La (sejenis bonang) untuk dipukul pada berbagai upacara ritual, maka orang etnis Raglai yang miskin telah menciptakan instrumen musik Chapi, sejenis instrumen musik sederhana yang meniru suara Ma La.
Instrumen-instrumen musik yang tipikal dari warga etnis Raglai
(VOVworld) – Berbagai jenis instrumen musik yang unik dari warga etnis minoritas Raglai seperti bonang Ma La, gambang batu, terompet Sarakel, Chapi, dll selalu dimainkan pada upacara-upacara seperti Bo Ma, upacara merayakan padi baru, melakukan epos, dll.
Instrumen-instrumen musik yang tipikal dari warga etnis Raglai
Instrumen-instrumen musik yang tipikal dari warga etnis Raglai
(VOVworld) – Berbagai jenis instrumen musik yang unik dari warga etnis minoritas Raglai seperti bonang Ma La, gambang batu, terompet Sarakel, Chapi, dll selalu dimainkan pada upacara-upacara seperti Bo Ma, upacara merayakan padi baru, melakukan epos, dll.
Upacara “Bo Ma” dari warga etnis minoritas Raglai
(VOVworld) – Warga etnis minoritas Raglai berpendapat bahwa dalam kehidupan selalu ada 2 dunia yang eksis bersama, yaitu dunia untuk orang yang sedang hidup dan dunia untuk orang yang sudah meninggal.
Upacara “Bo Ma” dari warga etnis minoritas Raglai
Upacara “Bo Ma” dari warga etnis minoritas Raglai
(VOVworld) – Warga etnis minoritas Raglai berpendapat bahwa dalam kehidupan selalu ada 2 dunia yang eksis bersama, yaitu dunia untuk orang yang sedang hidup dan dunia untuk orang yang sudah meninggal.
Pesta menyambut padi baru dari warga etnis minoritas Raglai
(VOVworld) – Dalam berbagai acara ritual dan pesta yang bersangkutan dengan hidup dan pepohonan, pesta menyambut padi baru (atau juga disebut sebagai Hari Raya Padi Baru) merupakan salah satu diantara pesta-pesta yang paling besar dari warga etnis Raglai.
Pesta menyambut padi baru dari warga etnis minoritas Raglai
Pesta menyambut padi baru dari warga etnis minoritas Raglai
(VOVworld) – Dalam berbagai acara ritual dan pesta yang bersangkutan dengan hidup dan pepohonan, pesta menyambut padi baru (atau juga disebut sebagai Hari Raya Padi Baru) merupakan salah satu diantara pesta-pesta yang paling besar dari warga etnis Raglai.
Rumah panggung dari warga etnis minoritas Raglai
(VOVworld) – Warga etnis minoritas Raglai hidup di dukuh-dukuh di bumi yang tinggi dan dekat dengan sumber air.
Rumah panggung dari warga etnis minoritas Raglai
Rumah panggung dari warga etnis minoritas Raglai
(VOVworld) – Warga etnis minoritas Raglai hidup di dukuh-dukuh di bumi yang tinggi dan dekat dengan sumber air.
Etnis minoritas Raglai di ujung Selatan kawasan Trung Bo
(VOVworld) – Dalam keluarga besar 54 etnis sesaudara Vietnam, Raglai merupakan etnis minoritas yang bermukim di lereng sebelah timur pegunungan Truong Son di ujung paling selatan kawasan Trung Bo, yang pada pokoknya di dua provinsi ialah Khanh Hoa dan Ninh Thuan.
Etnis minoritas Raglai di ujung Selatan kawasan Trung Bo
Etnis minoritas Raglai di ujung Selatan kawasan Trung Bo
(VOVworld) – Dalam keluarga besar 54 etnis sesaudara Vietnam, Raglai merupakan etnis minoritas yang bermukim di lereng sebelah timur pegunungan Truong Son di ujung paling selatan kawasan Trung Bo, yang pada pokoknya di dua provinsi ialah Khanh Hoa dan Ninh Thuan.
Kaum wanita etnis minoritas Van Kieu melakukan usaha ekonomi
(VOVworld) – Kehidupan warga etnis minoritas Van Kieu di kota madya Lao Bao, provinsi Quang Tri (Vietnam Tengah) menjumpai tidak sedikit kesulitan karena kekurangan modal, kurang menguasasi ilmu pengetahuan dan teknik untuk mengembangkan produksi dan bisnis.
Kaum wanita etnis minoritas Van Kieu melakukan usaha ekonomi
Kaum wanita etnis minoritas Van Kieu melakukan usaha ekonomi
(VOVworld) – Kehidupan warga etnis minoritas Van Kieu di kota madya Lao Bao, provinsi Quang Tri (Vietnam Tengah) menjumpai tidak sedikit kesulitan karena kekurangan modal, kurang menguasasi ilmu pengetahuan dan teknik untuk mengembangkan produksi dan bisnis.
Suara seruling warga etnis minoritas Bru – Van Kieu di tengah-tengah gunung dan hutan Truong Son
(VOVworld) – Sebagai etnis minoritas yang sudah lama hidup di daerah pegunungan tinggi di provinsi Quang Binh, warga etnis Bru – Van Kieu memiliki kebudayaan yang kaya-raya, khususnya warga etnis ini telah menciptakan banyak irama lagu dan tarian serta membuat bermacam-macam instrumen musik khas dari etnisnya.
Suara seruling warga etnis minoritas Bru – Van Kieu di tengah-tengah gunung dan hutan Truong Son
Suara seruling warga etnis minoritas Bru – Van Kieu di tengah-tengah gunung dan hutan Truong Son
(VOVworld) – Sebagai etnis minoritas yang sudah lama hidup di daerah pegunungan tinggi di provinsi Quang Binh, warga etnis Bru – Van Kieu memiliki kebudayaan yang kaya-raya, khususnya warga etnis ini telah menciptakan banyak irama lagu dan tarian serta membuat bermacam-macam instrumen musik khas dari etnisnya.
