Pernyataan tersebut dikeluarkan Kepala Gedung Putih dalam konteks meningkatnya kekhawatiran terkait dampak perang ini terhadap minyak dan inflasi.
Dalam jumpa pers di Gedung Putih, ketika menjawab pertanyaan wartawan tentang rencana pengurangan harga bensin yang masih sangat tinggi akibat konflik antara AS, Israel dan Iran yang telah memasuki bulan ke-2, Presiden Donald Trump menunjukkan: “Semua yang perlu saya lakukan adalah menarik pasukan dari Iran dan kami akan melaksanakan hal itu sedini mungkin”. Kepala Gedung Putih itu menilai bahwa penarikan pasukan ini akan berlangsung dalam waktu 2-3 pekan mendatang dan harga bensin akan turun tajam.
Juga pada jumpa pers tersebut, Donald Trump memberitahukan bahwa AS tidak akan mengintervensi perkembangan-perkembangan terkait selat Hormuz. Menurutnya, negara-negara lain memiliki kebutuhan yang sama untuk mengangkut minyak atau gas bakar melalui jalur ini perlu menjamin sendiri keamanan aktivitasnya, sekaligus menilai bahwa kawasan ini masih bisa mempertahankan tingkat keselamatan, meski tidak ada partisipasi AS.
Vietnamese
中文
日本語
한국어
Français
Русский
Deutsch
Español
Bahasa Indonesia
ไทย
ພາສາລາວ
ខ្មែរ