Tran Cam Tu anggota Politbiro, anggota tetap Badan Sekretarat Komite Sentral (foto: Portal PKV)

Laporan pada konferensi tersebut menekankan bahwa diplomasi rakyat pada tahun 2025 akan terus memainkan peran penting sebagai pilar utama kebijakan luar negeri, memberikan dukungan praktis bagi kebijakan luar negeri Partai dan diplomasi negara, serta berkontribusi dalam menciptakan lingkungan internasional yang damai, stabil, dan menguntungkan bagi pembangunan nasional. Diplomasi rakyat telah secara efektif menunjukkan "kekuatan lunak," berkontribusi pada penyebaran citra Vietnam sebagai negara yang damai, bertanggung jawab, dan terintegrasi aktif dalam lanskap kebijakan luar negeri secara keseluruhan.

Dalam pidatonya, Tran Cam Tu anggota Politbiro, anggota tetap Badan Sekretarat Komite Sentral meminta agar beberapa tugas dilaksanakan secara efektif pada tahun 2026 dan pada periode mendatang:

“Harus mencakup keseluruhan garis politik luar negeri dari Partai, menciptakan perubahan mendalam dan tingkat pemahaman terpadu yang tinggi di seluruh sistem politik mengenai posisi, peran, dan pentingnya diplomasi antar masyarakat. Ini bukan kegiatan tambahan tetapi merupakan salah satu pilar strategis diplomasi komprehensif dan modern. Semua tingkatan pemerintahan, Front Tanah Air, dan organisasi massa harus mengidentifikasi diplomasi rakyat sebagai tugas politik rutin dan harus dikaitkan dengan tanggung jawab kepala setiap organisasi."