Selama tiga bulan pertama tahun ini, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan berhasil mempertahankan pertumbuhan yang stabil, dengan masing-masing meningkat 3,36%, 3,22%, dan 4,51% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hal ini mempertegas peran sektor ini sebagai penopang utama perekonomian, sekaligus berkontribusi pada ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi makro.

Di sektor jasa, meningkatnya permintaan konsumsi selama perayaan Tahun Baru Imlek dan melonjaknya kunjungan wisatawan mancanegara ke Vietnam turut mendorong pertumbuhan sektor perdagangan dan jasa. Selama tiga bulan pertama tahun ini, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Vietnam mencapai 6,76 juta orang, meningkat 12,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sekaligus menjadi rekor tertinggi untuk triwulan pertama sepanjang masa.

Salah satu titik cerah dalam panorama ekonomi triwulan pertama adalah sektor penyerapan Modal Investasi Asing Langsung (FDI), dengan total modal investasi asing yang terdaftar di Vietnam hingga 31 Maret 2026 mencapai 15,2 miliar USD. Indeks harga konsumen serta nilai ekspor dan impor juga menunjukkan tren peningkatan yang positif. Ekonom, Doktor Le Duy Binh, menunjukkan beberapa solusi untuk terus mempertahankan momentum pertumbuhan dan mencapai target pertumbuhan 10% atau lebih pada tahun ini:

“Dalam waktu dekat, kita perlu memusatkan langkah-langkah untuk menstabilkan ekonomi makro. Diharapkan konflik di Timur Tengah juga akan mereda, dan pemulihan beberapa perekonomian besar akan mendukung ekspor Vietnam. Dengan aktivitas investasi publik diperkuat, kita berharap dapat mengalirkan sumber modal ke ke perekonomian secara lebih cepat dan lebih efektif".