Laporan yang diumumkan oleh Kantor Koordinator masalah-masalah kemanusiaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (OCHA) memberitahukan lebih dari 17 juta warga Myanmar yang sedang hidup di tempat-tempat yang terkena dampak sangat memerlukan pangan, air minum dan jasa medis, bantuan uang tunai dan tempat berlindung darurat, khususnya, ketika musim hujan sudah mulai di Myanmar. Di Ibukota Naypyitaw, warga mulai membersihkan reruntuhan pasca gempa bumi.
Pada hari yang sama, Pasukan pemadaman kebakaran Myanmar memberitahukan bahwa pasukan-pasukan SAR internasional dari Singapura, Malaysia dan India telah pulang ke tanah air setelah pekerjaan mencari orang-orang yang masih hidup pasca gempa bumi dianggap telah selesai. Jumlah pasukan SAR yang beraktivitas di zona-zona pemukiman Naypyitwan telah menurun secara berangsur-angsur.
