Menurut Istana Kremlin, pada Hari Paskah, pasukan-pasukan Rusia diminta menghentikan kegiatan militer di seluruh front, tetapi tetap mempertahankan kesiagaan tempur. Rusia berharap Ukraina akan menaati kesepakatan gencatan senjata selama Hari Paskah. Keputusan tersebut dinilai oleh kalangan otoritas Rusia sebagai langkah kemanusiaan, memfalitasi masyarakat dan penganut bisa merayakan Hari Paskah secara lebih aman.
Di pihak Ukraina, Presiden Volodymyr Zelensky menyatakan negara ini akan menghormati gencatan senjata tetapi memperingatkan akan memberikan balasan setimpal apabila terus terjadi serangan-serangan.
