Dalam pidatonya di upacara tersebut, Sekjen, Presiden To Lam meminta KODAM 1 untuk terus memahami secara mendalam garis politik dan pandangan Partai tentang urusan militer, pertahanan, dan pembelaan Tanah Air dalam situasi baru; menguasai wilayah setempat dengan teguh, membuat prediksi dini, menilai situasi secara tepat, dan memberikan masukan yang tepat waktu dalam situasi apa pun.
Ia juga menekankan perlunya membangun zona pertahanan yang semakin kokoh; mengaitkan erat pertahanan dengan keamanan, urusan luar negeri, dan pembangunan sosial-ekonomi; menjaga kedaulatan dan perbatasan, memastikan perdamaian di wilayah setempat, dan mengamankan kepercayaan dan dukungan rakyat sejak dini, dari jauh, dan dari akar rumput.
Sekjen, Presiden To Lam meminta KODAM 1 untuk secara proaktif meneliti dan menerapkan sains teknologi, transformasi digital, gagasan inovasi teknis, meningkatkan kemampuan dalam kondisi pertempuran baru, dalam pertahanan sipil, dalam pekerjaan SAR, dan menanggapi bencana alam dan epidemi.
