Dalam pengumuman ini, Partai Persatuan dan Perkembangan Myanmar (USDP) mempunyai 49 calon yang terpilih dan merebut kemenangan mutlak di Taninthayi, Bago, Mandalay dan Yangon.

Partai Nasional Naga menduduki posisi kedua dengan 4 calon. Partai Persatuan Nasional (NUP), Etnis Rakhine (RNP) dan Persatuan Shan-ni (SSP) merebut satu kursi di Majelis Rendah.

Sebelumnya, Ketua Komite Keamanan dan Perdamaian Negara Myanmar, Min Agung Hlaing menegaskan bahwa ini merupakan pemilihan yang bebas, setara dan sesuai dengan sistem demokrasi yang multipartai, bersamaan itu pemilihan akan berlangsung sesuai dengan jadwal yang telah diumumkan dengan tahapan kedua yang direncanakan berlangsung pada 11 Januari tahun 2026 dan tahapan kedua pada 25 Januari tahun 2026.

Dalam pemilihan umum kali ini, sekitar 5.000 calon dari 57 fakti politik Myanmar berkompetisi merebut kursi di Majelis Rendah, Majelis Tinggi dan badan-badan legislasi federal dan teritori. Parlemen federal setelahnya akan memilih Presiden.