Di medsos X, dia menekankan bahwa partisipasi Iran dan kerja sama dengan IAEA merupakan satu keniscayaan, terutama pada saat semua solusi diplomatik sedang menjadi kian mendesak.

Pada hari yang sama, Juru bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri (Menlu) Iran, Esmaeil Baqaei mengumumkan bahwa Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, Abbas Araghchi akan ke Moskow untuk berdiskusi dengan kalangan otoritas Rusia tentang putaran negosiasi nuklir yang baru antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang direncanakan akan berlangsung pada tgl 19 April di Roma, Italia. Rusia telah menyatakan dukungan terhadap semua dialog antara Iran dan AS, bahwa ini merupakan peluang untuk mengusahalan solusi diplomatik, bersamaan itu memperingatkan bahwa satu konfrontasi militer akan menjadi “musibah global”.

Dalam satu perkembangan yang terkait, di sidang Menlu negara-negara anggota Uni Eropa pada tgl 14 April di Luksembourg, Menlu Prancis, Jean-Noel Barrot memberitahukan bahwa Prancis, Inggris dan Jerman akan memantau secara erat semua negosiasi nuklir antara AS dan Iran untuk menjamin kesesuaian dengan kepentingan keamanan Eropa. Juga pada sidang tersebut, Menlu negara-negara anggota Uni Eropa telah mengesahkan sanksi-sanksi terhadap 7 individu dan dua organisasi dari Iran.