Ketika menjawab interviu kalangan pers, dia mengungkapkan, kerangka waktu untuk memberikan tanggapan kepada pihak-pihak mediator tersebut karena Gerakan Hamas tetap melaksanakan konsultasi-konsultasi spesialis dalam badan pemimpinnya serta konsultasi-konsultasi dengan semua faksi untuk membuat pendirian tunggal.

Pada hari yang sama, Presiden Prancis, Emmanuel Macron memberitahukan bahwa dalam pembicaraan telepon dengan Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, dia telah mengimbau “harus menghentikan” penderitaan warga sipil saat ini di Jalur Gaza, bersamaan itu menyatakan bahwa hanya gencatan senjata di Jalur Gaza barulah bisa membebaskan para sandera sisanya. Dia juga mengimbau “membuka semua koridor bantuan kemanusiaan” untuk warga Palestina dan mengadakan kembali prospek tentang solusi politik Dua Negara Israel dan Palestina yang bersama-sama eksistensi”.