Demikian bimbingan Perdana Menteri (PM) Vietnam, Pham Minh Chinh, Kepala Badan Pengarah urusan bangunan-bangunan titik berat dan proyek nasional penting di bidang perkereta-apian di sidang apada tgl 20 Mei di Kota Hanoi untuk meninjau penggelaran Proyek membangun jalan kereta api dengan kecepatan tinggi di rute Utara-Selatan, jalan kereta api Lao Cai – Ha Noi – Hai Phong dan jalan-jalan kereta api yang dihubungi dengan Tiongok.
Ketika memberikan tugas konkret kepada berbagai kementerian dan instansi, PM Pham Minh Chinh meminta kepada Kementerian Luar Negeri supaya melakukan sidang kerja dengan berbagai badan fungsional Tiongkok untuk membantu dan memperkenalkan konsultan patungan dengan konsultan Vietnam dalam merancang teknik; Kementerian Pembangunan bekerja dengan daerah-daerah untuk menyelenggarakan pembebasan lapangan, serah-terima lapangan untuk proyek. PM Pham Minh Chinh meminta kepada Kementerian Keuangan supaya berdiskusi dengan Tiongkok untuk memasok sumber pinjaman dengan prioritas terbaik bagi proyek dan sebagainya.
“Apabila meminjam modal harus berdasarkan pada kemampuannya, di atas dasar itu memobilisasi sumber modal dari perbankan. Masalah kedua, harus melakukan transfer teknologi, ini merupakan masalah utama. Tentang pendidikan, harus membayangkan memerluhan seberapa insinyur dan buruh agar kita bisa menerima dan membangun satu industri perkereta-apian.”
