Dalam pertemuan tersebut, Sekjen sekaligus Presiden To Lam menegaskan bahwa Vietnam berharap melalui kunjungan kali ini, kedua negara dapat terus memperdalam kepercayaan politik, menetapkan tingkat baru dalam kerja sama bilateral dengan konektivitas yang lebih komprehensif dan mendalam, serta bersama-sama mewujudkan tujuan pembangunan masing-masing negara; mendorong tiga konektivitas terkait idealisme dan keyakinan, kepentingan pembangunan, serta budaya dan ikatan antarmasyarakat; mengusulkan agar kedua belah pihak secara rutin mempertahankan kontak tingkat tinggi, memperkokoh kepercayaan politik, meningkatkan efektivitas kerja sama melalui jalur Partai, Negara, Pemerintah, Majelis Nasional - Kongres Rakyat Nasional, Front Tanah Air - Majelis Permusyawaratan Rakyat, serta memperkokoh pilar kerja sama pertahanan dan keamanan.

Sekjen sekaligus Presiden juga menyarankan agar kedua belah pihak, selain mengoptimalkan bidang-bidang kerja sama tradisional seperti perdagangan dan investasi, dapat bersama-sama berupaya menciptakan pencapaian-pencapaian menonjol di bidang-bidang baru seperti pembangunan infrastruktur transportasi, terutama perkeretaapian; memperkuat kerja sama transformasi digital dan teknologi strategis, seperti: kecerdasan buatan (AI), komputasi kuantum, semikonduktor, serta pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia berkualitas tinggi. Lebih lanjut mengoptimalkan peran MPR RRT dan Pengurus Besar Front Tanah Air Vietnam dalam mendukung dan mendorong berbagai daerah serta organisasi kemasyarakatan kedua negara untuk meningkatkan efektivitas mekanisme kerja sama yang ada, memperkuat pertukaran dan interaksi, serta menggiatkan promosi mengenai hubungan persahabatan Vietnam – Tiongkok.

Ketua MPR RRT Wang Huning menegaskan bahwa Tiongkok selalu menganggap hubungan dengan Vietnam sebagai arah prioritas dalam kebijakan diplomasi tetangganya. Ia mengusulkan agar kedua belah pihak memegang teguh arah perkembangan hubungan bilateral, bersama-sama mendorong upaya modernisasi sosialisme di masing-masing negara; lebih memperkuat konektivitas strategis, terutama memprioritaskan percepatan konektivitas infrastruktur, pengembangan kecerdasan buatan, dan ekonomi digital. Tiongkok bersedia memperluas impor barang, khususnya produk pertanian berkualitas tinggi dari Vietnam, serta mendorong perusahaan-perusahaannya untuk memperluas investasi dan kerja sama yang saling menguntungkan di Vietnam. MRP RRT bersedia untuk lebih memperkuat hubungan persahabatan dengan Front Tanah Air Vietnam, bersama-sama mendorong pertukaran antarlapisan masyarakat, khususnya generasi muda, memperluas kerja sama di bidang pendidikan, kesehatan, pertukaran antardaerah, dan saling mendukung dalam penyelenggaraan berbagai acara multilateral dengan baik.