Dalam pernyataan pada hari yang sama, Menteri Luar Negeri (Menlu) Suriah, Asaad Al-Shaibani menyambut baik keputusan tersebut, dengan mengatakan bahwa itu adalah langkah yang menunjukkan niat baik dari kawasan dan dunia dalam mendukung Suriah, bersamaan itu menilai bahwa ini merupakan kesempatan yang sangat penting dan bersejarah untuk merekonstruksikan tanah air.
Dari pihak Eropa, Wakil Senior urusan keamanan dan kebijakan luar negeri Uni Eropa, Ibu Kaja Kallas mengatakan Uni Eropa mendukung dan ingin membantu rakyat Suriah membangun kembali negara Suriah yang baru, komprehensif, dan damai.
Sebelumnya, selama kunjungannya di Arab Saudi pada tanggal 13 Mei, Presiden AS Donald Trump juga memutuskan untuk mencabut sanksi-sanksi terhadap Suriah.
