Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen (Foto: REUTERS/Stephanie Lecocq/File Photo)

Dalam pidatonya setelah pertemuan dengan Presiden Suriah, Ahmed al-Sharaa di Damaskus, Ursula von der Leyen menekankan bahwa kebutuhan pemulihan dan rekonstruksi di Suriah sangat besar. Ia juga menyampaikan bahwa Uni Eropa ingin memulai negosiasi untuk memulihkan satu kesepakatan kerja sama dengan Suriah dan membentuk kerangka kemitraan politik baru, termasuk kontak-kontak tingkat tinggi yang direncanakan berlangsung pada paruh pertama tahun 2026 ini.

Von der Leyen tengah melakukan kunjungan kerja ke Timur Tengah bersama Presiden Dewan Eropa, Antonio Costa. Lawatan ini merupakan kunjungan tingkat tertinggi Uni Eropa ke Suriah sejak pemimpin Bashar al-Assad digulingkan pada Desember 2024.