Dalam tulisan yang diunggah di media sosial setelah pembicaraan telepon dalam kerangka “Format Berlin” pada 30 Desember (yang melibatkan para pemimpin dari Jerman, Prancis, Polandia, dan negara-negara lain), Ibu Von der Leyen menegaskan bahwa bergabungnya Ukraina dengan Uni Eropa telah lama dinantikan merupakan adalah “jaminan keamanan utama”.
Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen (Foto: REUTERS/Stephanie Lecocq) |
Ketua Komisi Eropa menyatakan: “Pada akhirnya, kemakmuran Ukraina sebagai negara yang bebas terletak pada keanggotaannya di Uni Eropa… Perluasan Uni Eropa tidak hanya membawa manfaat bagi negara-negara yang baru bergabung; sebagaimana telah dibuktikan oleh gelombang-gelombang perluasan sebelumnya, hal ini juga membawa manfaat bagi seluruh Eropa”.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ibu von der Leyen setelah satu minggu berlangsungnya kegiatan-kegiatan diplomasi yang intensif antara para pejabat Amerika Serikat, Ukraina, dan Eropa. Setelah pembicaraan bilateral dengan mitranya dari Amerika Serikat, Donald Trump, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan bahwa berbagai komitmen jaminan keamanan antara ketiga pihak “hampir mencapai kesepakatan”.
Keanggotaan Uni Eropa dipandang sebagai mata rantai yang penting dan harus memperoleh persetujuan dari seluruh 27 pemimpin negara anggota Uni Eropa.
Vietnamese
中文
日本語
한국어
Français
Русский
Deutsch
Español
Bahasa Indonesia
ไทย
ພາສາລາວ
ខ្មែរ

