(VOVWORLD) - Segera setelah penutupan Kongres Nasional XIV Partai Komunis Vietnam (PKV), di Pusat Konvensi Nasional My Dinh, di Kota Hanoi, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Sentral (KS) PKV angkatan XIV To Lam telah memimpin konferensi pers internasional. Lebih dari 700 wartawan, perwakilan kantor-kantor pers dalam dan luar negeri menghadiri konferensi pers ini.
Sekretaris Jenderal To Lam menyapa wartawan domestik dan internasional. (Foto: VOV) |
Dalam pidato sambutannya, Sekjen To Lam menegaskan bahwa Kongres Nasional XIV PKV telah sukses baik. Ini merupakan tonggak merah dalam sejarah PKV dan aliran sejarah bangsa Vietnam dengan peradaban dan kepahlawanan ribuan tahun.
“Kata kunci Kongres adalah persatuan-demokrasi-disiplin- terbosan-pembangunan-tanggung jawab-antusiasme-kearifan-ilmu pengetahuan-demi rakyat-kemandirian strategis, kepercayaan, kebanggaan bangsa, demi sebuah Vietnam yang damai, merdeka, demokratik, damai, makmur, dengan mantap menuju Sosialisme. Dengan demikian kesuksesan, ciri-ciri baru, hal-hal mendasar dari Kongres termanifestasi".
Sekjen To Lam berbicara pada konferensi pers (Foto:VGP/Nhat Bac) |
Kongres tersebut tidak hanya mendapat kesepakatan tinggi dalam isi dokumen-dokumen dan agenda Kongres, tetapi juga ada kesepakatan tinggi dalam hal personalia Kongres. Kongres telah memilih KS PKV yang meliputi 200 anggota. Mereka menghimpun cukup moral, prestise, kapasitas, dan taraf pengetahuan untuk memikul tanggung jawab di depan Partai dan rakyat dalam periode baru.
“Pembangunan baru menuntut pola pikir baru dan cara kerja baru. Usaha inovasi Partai harus dilakukan secara terus menerus. Kongres Nasional XIV PKV berlangsung dalam konteks sejarah penting, menuntut visi baru, tidak hanya dalam masa jabatan ini saja, tetapi dengan visi hingga tahun 2045. Kebutuhan pembangunan Vietnam dalam periode ini adalah cepat, efektif, aktif, sehingga perlu membangun pola pembangunan yang tepat”.
Panorama konferensi pers tersebut (Foto: VOV) |
Mengenai hubungan luar negeri, Sekjen To Lam menyampaikan bahwa dokumen Kongres Nasional XIV PKV telah meningkatkan peran hubungan luar negeri ke ketinggian penting yang baru, sama dengan pertahanan dan keamanan”.
“Setelah 40 tahun melakukan reformasi, potensi dan kekuatan Vietnam telah berbeda dibandingkan dengan sebelumnya. Vietnam memiliki cukup prestise, tanggung jawab untuk berpartisipasi. Vietnam akan terus bersinergi berbagai lembaga multilateral; membangun perdamaian internasional, memberikan bantuan kemanusiaan, menjaga perdamaian, memberikan lebih banyak kontribusi dalam menjadi perantara dan jembatan penghubung untuk menegakkan perdamaian”.
Para reporter dari berbagai media hadir dalam konferensi pers tersebut. (Foto: daihoidangtoanquoc.vn) |
Mengenai integrasi internasioanl, menurut Sekjen To Lam, perekonomian Vietnam memiliki sifat keterbukaan yang sangat tinggi. Keamanan Vietnam memiliki keterkaitan erat dengan keamanan kawasan dan dunia. Oleh karena itu, jika tidak melakukan integrasi internasional sama artinya tidak bisa berkembang.
“Vietnam telah transisi dari penerimaan ke pemberian kontribusi dalam hubungan internasional. Vietnam akan membangun pola pertumbuhan baru yang menjadikan integrasi internasional sebagai sentral, bersama dengan integrasi politik, keamanan pertahanan, turut meningkatkan posisi negara. Integrasi sains-teknologi, inovasi kreatif, transformasi digital sebagai tugas strategis, sekaligus mengatasi hambatan ketika berintegrasi internasional, menempatkan masyarakat pada posisi sentral”.
Mengenai menerapkan Resolusi Kongres Nasional XIV PKV ke dalam kehidupan, Sekjen To Lam mengatakan bahwa Kongres kali ini adalah kongres aksi. Tepat pada hari Jumat (23 Januari), Politbiro telah memberikan instruksi pertama tentang penggelaran rencana aksi yang diseiringi dengan Dokumen Kongres Nasional XIV PKV.