Melestarikan Kerajinan Membuat Dupa Tay di Dusun Pac Nghe, Provinsi Thai Nguyen

(VOVWORLD) - Dari bahan-bahan herbal yang diambil dari hutan, masyarakat etnis minoritas Tay di Dusun Pac Nghe, Kecamatan Cho Ra, Provinsi Thai Nguyen telah melestarikan kerajinan membuat dupa tradisional selama puluhan tahun ini. Tidak hanya memproduksi dupa untuk kebutuhan religi, dan melestarikan kebiasaan menjalankan kegiatan kebudayaan etnis minoritas Tay, kerajinan ini juga turut mengembangkan usaha ekonomi yang stabil bagi banyak keluarga di daerah pegunungan.

Dusun Pac Nghe terdapat 170 keluarga yang mayoritasnya adalah masyarakat etnis minoritas Tay. Saat ini terdapat lebih dari 20 rumah tangga yang masih setia melestarikan kerajinan membuat dupa tradisional. Dupa Tay dibuat dari bahan herbal alami yang dikeringkan dan digiling menjadi bubuk. Oleh karena itu, dupa Tay beraroma ringan dan kental dengan kekhasan daerah hutan dan gunung.

Melestarikan Kerajinan Membuat Dupa Tay di Dusun Pac Nghe, Provinsi Thai Nguyen - ảnh 1Proses mengeringkan dupa sebelum dijual (Foto: Cong Luan/VOV Dong Bac)

Kealamian dan ketelitian dalam setiap proses pembuatan menjadi ciri khas yang membedakan dupa Pac Nghe dengan beragam dupa industri yang banyak beredar di pasar. Oleh karena itu, masyarakat tetap percaya dan menggunakan dupa Tay pada Festival atau Hari Raya Tahun Baru Tradisional Imlek (Hari Raya Tet). Banyak pedagang secara proaktif datang ke dusun untuk membeli dupa. Pada akhir tahun, rumah tangga yang menjalankan kerajinan tradisional tersebut biasanya meningkatkan produksinya satu setengah kali lipat atau bahkan dua kali lipat, sehingga menciptakan lapangan kerja dan pendapatan yang stabil bagi banyak keluarga. Chi Van Kien, Kepala Dusun Pak Nghe menyampaikan:  

“Di Dusun Pac Nghe ada banyak rumah tangga yang menjalankan kerajinan membuat dupa, terutama pada akhir tahun atau Hari Raya Tet. Para pelanggan datang langsung ke dusun untuk membeli dupa untuk dijual kembali di berbagai kecamatan lain di Provinsi Thai Nguyen. Berkat usaha ini, ekonomi banyak rumah tangga pun semakin membaik”.

Melestarikan Kerajinan Membuat Dupa Tay di Dusun Pac Nghe, Provinsi Thai Nguyen - ảnh 2Kerajinan memproduksi dupa Tay membantu rumah tangga daerah mengembangkan usaha ekonominya (Foto: Cong Luan/VOV Dong Bac)

Selama beberapa tahun terakhir, selain upaya melestarikan kerajinan tradisional dari masyarakat, Dusun Pac Nghe juga mendapatkan perhatian dan dukungan dari sejumlah sumber daya yaitu Program Target Nasional untuk pengembangan pedesaan baru dan pengentasan kemiskinan secara berkesinambungan. Pemerintahan daerah dan berbagai lembaga terkait di kecamatan dan provinsi turut berkoordinasi memberikan panduan kepada masyarakat dalam membuat merek, memperbaiki kemasan untuk meningkatkan daya saingdi pasar.

Beberapa rumah tangga telah dibantu untuk terhubung dengan beberapa gerai ritel, toko ibadah, dan koperasi setempat guna memastikan jalur distribusi yang lebih stabil. Dusun Pac Nghe juga mendapat investasi Negara untuk pembangunan jalan beton sepanjang lebih dari 3 Km, turut membantu warga dalam melestarikan dan memperluas skala produksi dan bisnis. Nong Thi Nga, masyarakat Dusun Pac Nghe berbagi cerita:   

“Dahulu, jalan berlumpur sehingga membawa bahan baku atau menjual dupa sangat sulit. Pedagang ragu datang ke tempat untuk membelinya. Tetapi, sejak ada jalan beton dari modal bantuan Negara dalam Program target nasional, mobilitas kami menjadi lancar. Motor dan truk kecil kini bisa sampai ke depan pintu rumah. Kegiatan jual-beli menjadi lebih ramai, masyarakat pun sangat gembira”.

Dupa buatan masyarakat Tay Pac Nghe kini telah menegaskan posisinya sebagai produk khas daerah pegunungan yang sederhana tapi kental dengan jiwa gunung dan hutan. Dupa-dupa ini tidak hanya lekat dengan kehidupan keyakinan dan adat istiadat masyarakat etnis minoritas Tay saja, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat setempat, melestarikan identitas budaya sekaligus membuka mata pencaharian yang stabil dan berkelanjutan untuk masyarakat di daerah pegunungan.

Komentar

Yang lain