Benteng kuno Quang Tri Pada hari-hari bulan April, para prajurit masa dulu telah tidak bisa menahan air mata ketika menginjakkan kaki di benteng kuno Quang Tri, terewongan Vinh Moc, Makam Truong Son. Medan perang Quang Tri tidak hanya merupakan destinasi kembalinya para prajurit masa dulu, melainkan juga merupakan destinasi dari banyak veteran perang Amerika Serikat pasca masa damai. Lebih dari 40 tahun yang lalu, kota madya Quang Tri yang kecil dan tenteram di tepian sungai Thach Han telah harus menahan diri menderita hujan jutaan ton bom dan amunisi dari bermacam jenis yang dijatuhkan oleh tentara Amerika Serikat. Puluhan ribu prajurit telah gugur untuk menjaga sejengkal tanah yang suci di benteng kuno Quang Tri, memberikan sumbangan pada kemenangan Perjanjian Paris tahun 1973. Veteran perang Nguyen Trong Thai yang pernah bertempur dan membela bumi yang mengalami perang yang sengit masa dulu dengan terharu memberitahukan: “Saya bersama-sama dengan para prajurit lain datang kembali ke bekas medan perang – tempat dimana kawan-kawan sekesatuan saya gugur dengan perasaan yang mengharukan. Kami memohon agar arwah para prajurit bisa bebas lepas. Kami, orang-orang yang masih hidup bernjanji akan menjadi kaum lansia yang tipikal bagi anak-cucu untuk mereka ikuti selama-lamanya. Kata-kata kami dengan sepenuh hati ialah negeri Vietnam cepat menjadi kuat, sejahtera dan berkembang”.

Para veteran perang mengunjungi medan perang masa dulu
(Foto: dulich.quangtri.gov.vn)
Melepaskan karangan bunga ke sungai Thach Han untuk mengenangkan para martir
(Foto: nghiatrangtruongson.quangtri.gov.vn)
Setiap jengkal tanah di provinsi Quang Tri ada sebagian dari jiwa raganya para putra-putri yang baik di semua penjuru Tanah Air yang telah gugur demi usaha penyatuan Tanah Air. Justru karena itu, paket wisata kenangan datang kembali ke medan perang masa dulu menjadi destinasi yang menyerap kedatangan baik para veteran perang maupun wisatawan mancanegara. Ini merupakan ragam wisata yang baru dan mempunyai makna besar dalam hal politik dan sosial-ekonomi, merupakan sekolahan dalam praktek kehidupan yang memanifestasikan secara mendalam moral manusia dari bangsa Vietnam, merupakan jembatan yang menyambungkan masa kini dan masa lampau. Nguyen Huu Thang, Kepala Dinas Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata provinsi Quang Tri mengatakan bahwa tahun 2015 adalah kesempatan memperingati 10 tahun paket wisata kenangan datang kembali ke medan perang masa dulu dan kawan sekesatuan. Saban tahun, jumlah wisatawan yang datang ke medan perang masa dulu meningkat. Dia memberitahukan: “Paket wisata kenangan datang kembali ke medan perang masa dulu dan kawan kekesatuan muncul dari perasaan para veteran perang di seluruh negeri. Ketika kembali ke kehidupan biasa pada masa damai, para veteran perang mau datang kembali ke medan perang masa dulu untuk mengunjungi lagi kawan sekesatuan, mengunjungi lagi tempat bedrtempur. Aktivitas ini mempunyai makna pendidikan tinggi. Di Vietnam program ini dilakukan, maka di Amerika Serikat, para veteran perang Amerika juga tahu dan juga mau ikut. Sekarang, tidak bicara tentang menang-kalah, maka para prajurit kedua pihak ingin datang kembali ke medan perang masa dulu”.
Paket wisata kenangan di provinsi Quang Tri memberikan pengalaman tentang perang di semua sudut kepada wisatawan. Karena di tempat ini, ada 72 taman makam diantaranya ada dua makam nasional yaitu Truong Son dan Jalan No.9 - tempat dimana ada puluhan ribu martir yang sedang berbaring di situ, ada benteng kuno Quang Tri, terowongan Vinh Moc, kompleks situs peninggalan sejarah di tepian sungai Hien Luong - Ben Hai. Paket wisata kenangan datang kembali ke medan perang masa dulu membantu semua orang hidup secara manusiawi, lebih akrab dalam kecenderungan umat manusia menuju ke perdamain untuk berkembang. /.
