(VOVworld) - Selama hari-hari ini, provinsi Ninh Binh (Vietnam Utara) sedang menyempurnakan dokumen untuk disampaikan kepada UNESCO guna mengakui kompleks situs peninggalan Trang An sebagai warisan alam dunia. Dengan nilai-nilai besar tentang kebudayaan, sejarah, tentang pemandangan alam, geologi khas, kompleks situs peninggalan ibukota kuno Hoa Lu-Trang An, Tam Coc, Bich Dong di provinsi Ninh Binh pantas dinominasikan guna mendapat pengakuan sebagai warisan dunia di Vietnam.

(Foto:wikimedia.org)

Panorama daerah Trang An
(Foto:ninhbinhtourisme.com)
Pagoda Bai Dinh - satu kompleks pagoda Buddha yang indah dan paling besar di Asia Tenggara.
(Foto:wikimedia.org)
Ketika datang ke situs pemandangan alam ini, banyak wisatawan juga berkesempatan mengunjungi Pagoda Bai Dinh - satu kompleks pagoda Buddha yang indah dan paling besar di Asia Tenggara. Melalui kunjungan, hampir semua Duta Besar, wakil dari organisasi - organisasi dan korps diplomatik menyatakan dukungan permohonan Vietnam untuk meminta kepada UNESCO supaya mengakui kompleks peninggalan ibukota kuno Hoa Lu-Trang An menjadi warisan alam dunia. Duta Besar Kuba untuk Vietnam, Gonzalet menyatakan: “Saya telah datang ke Trang An lebih dari sekali. Tetapi setiap kali datang ke sini, saya bisa menguak hal-hal yang baru, khususnya pemandangan alam di sini sangat indah”.
Banyak Duta Besar mengatakan bahwa kompleks peninggalan Hoa Lu-Trang An pantas menjadi warisan alam dunia karena nilai-nilai-nya yang unik. Banyak Duta Besar dan wakil dari organisasi-organisasi internasional dalam dan luar negeri dengan aktif memberikan dukungan dalam meningkatkan sosialisasi dan presentasi tentang kompleks cagar sejarah dan peninggalan untuk disampaikan kepada UNESCO untuk mengakui-nya sebagai warisan alam dunia. Bapak Vu Xuan Hong, Ketua Gabungan Asosiasi Persahabatan Vietnam memberitahukan: “Kami akan berkoordinasi dengan provinsi Ninh Binh, Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Vietnam dan beberapa badan fungsional Vietnam untuk menggerakkan sahabat-sahabat internasional datang ke Vietnam lebih banyak lagi, datang ke Trang An lebih banyak lagi dan diatas dasar itu, mereka mengerti dan mendukung ide Vietnam untuk memperoleh pengakuan terhadap peninggalan ini”.

Gereja Phat Diem- Tempat berhimpunnya arsitektur Timur -Barat
(Foto:ninhbinhtourisme.com)
Bagi pemerintahan dan rakyat provinsi Ninh Binh, masalah-nya sekarang ialah bagaimana mempertahankan keindahan alam dan lingkungan hidup yang unik agar supaya kompleks peninggalan ini pantas dengan kaliber sebagai satu warisan alam dunia. Menurut rencana, padan bulan September 2012, Komite Rakyat provinsi Ninh Binh harus menyempurnakan dokumen untuk dikirim kepada Biro Warisan Budaya dari Kementerian Kebudayaan, Olaharaga dan Pariwisata Vietnam. Dokumen resmi akan disampaikan kepada organisasi UNESCO pada tahun 2013. Sekarang, Vietnam sudah punya 7 warisan dunia yang diakui oleh UNESCO. Kalau dimuliakan oleh UNESCO, kompleks peninggalan yang meliputi kompleks eko-wisata Trang An, kompleks cagar sejarah dan budaya ibukota kuno Hoa Lu dan kompleks wisata Tam Coc-Bich Dong di provinsi Ninh Binh akan menjadi warisan ke-8 dan merupakan warisan budaya dunia yang pertama di Vietnam yang diakui menurut kriterium gabungan dari nilai-nilai alam, geologi dan kebudayaan yang khas./.
