(VOVworld) - Zona cadangan biosfer nasional Dong Nai diakui oleh UNESCO sebagai zona cadangan biosfer dunia. Dengan peristiwa ini, kawasan cadangan biosfer Dong Nai menjadi zona cadangan biosfer dunia ke-580 dan adalah salah satu diantara 8 zona cadangan biosfer dunia di Vietnam. Zona cadangan biosfer Dong Nai dengan kompleks alam dan biologi yang kaya raya, diantaranya ada keanekaragaman tentang kebudayaan etnis-etnis yang bermukim di kawasan ini.

Zona cadangan biosfer Dong Nai - Mutiara bernilai pemberian alam.
(Foto: dongnaireserve.org.vn)

Panorana yang indah Zon cadangan biosfer Dong Nai.
( Foto: chaobuoisang.net)
Bermacam jenis hutan hujan lembab tropika yang masih perawan di Cat Tien juga disebutkan sebagai “Hutan Amazon” di Asia Tenggara dengan keanekaragaman biologi tinggi tentang spesies, modal gen dan sistim-sistim ekologi. Bapak Tran Van Mui, Direktor Zona Konservasi Alam dan Budaya Dong Nai memberitahukan: “Zona cadangan biosfer Dong Nai punya arti yang sangat positif terhadap kehidupan masyarakat, itu adalah satu aset yang amat bernilai tidak hanya di provinsi Dong Nai, Vietnam, melainkan juga di dunia. Ini adalah satu perpustakaan hidup yang sangat bernilai bagi pekerjaan penelitian ilmu pengetahuan, bagi para ilmuwan, mahasiwa, pelajar dan semua organisasi internasional untuk bersama-sama melakukan penelitian. Selain itu, zona cadangan biosfer Dong Nai punya kegunaan perlindungan pokok terhadap sungai Dong Nai dan danau hydrolistrik Tri An dimana danau ini dan sistim sungai Dong Nai adalah sumber pemasok air tawar untuk kehidupan dan produksi dari warga di daerah aliran sungai Dong Nai, turut memperbaiki dan meningkatkan kehidupan warga. Oleh karena itu, arti dan nilai zona cadangan biosfer Dong Nai terhadap provinsi Dong Nai pada khususnya dan daerah aliran sungai Dong Nai pada umumnya sangat besar”.

Kawanan bangau di Zona cadangan biosfer Dong Nai.
( Foto: m.tuyengiao.vn)
Bersama dengan sistim cagar sejarah yang diakui sebegai cagar sejarah budaya nasional di daerah ini seperti terowongan Suoi Linh, pangkalan Biro Komite Sentral Vietnam Selatan, cagar sejarah pangkalan Komite Partai zona Timur, zona cadangan biosfer dunia Dong Nai, telah menjadi tempat-tempat tamasya kehidupan tradisional dan sumber daya tarik bagi generasi muda, bersamaan itu ini adalah tempat wisata ekologi ideal bagi wisatawan.

Kerbau dan sapi hutan.
(Foto: baoninhthuan.com.vn)
Zona cadangan bio-atmosfer dunia Dong Nai tidak hanya kaya raya tentang sistim ekologi, tentang nilai budaya tradisional dengan cagar sejarah budaya tingkat nasional, melainkan juga merupakan model percontohan tentang masalah konservasi multi tujuan. Sekarang, di zona cadangan biosfer dunia Dong Nai ada 13 etnis monoritas seperti S’Teng, Chau Ma, Tay, Nung, Dao, H’Mong dll… Diantaranya ada etnis minoritas Choro yang menduduki mayoritas dan adalah etnis yang memberikan banyak sumbangan kepada revolusi dalam dua perang perlawanan yang dijalankan bangsa Vietnam dan mempunyai ragam budaya yang khas.
Provinsi Dong Nai telah menciptakan syarat bagi warga untuk ikut serta pada aktivitas-akivitas seperti menanam hutan, memelihara hutan, mencegah dam memadamkan kebakaran hutan, membantu mereka mendapat lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, meningkatkan kesedaran warga di zona cadangan biosfer dalam membela lingkungan hidup dan jug merupakan harta benda alam bernilai yang diberikan alam. Ketika mengungkapkan arti penting dari zona cadangan biosfer dunia Dong Nai, bapak Dinh Quoc Thai, Ketua Komite Rakyat provinsi Dong Nai menekankan: “Pembangunan zona cadangan biosfer ditujukan untuk memecahkan salah satu diantara masalah-masalah praktek paling penting yang sedang dihadapi orang. Yaitu bagaimana menciptakan keseimbangan antara konservasi keanekaragaman biologi dan konservasi sumber-sumber daya alam dengan mendorong pengembangan sosial-ekonomi, mempertahankan nilai-nilai budaya tradisional, memenuhi kebutuhan yang semakin tinggi dari manusia”.
Bisa dikatakan, kekhususan dasar di zona cadangan biosfer dunia Dong Nai menunjukkan: tempat ini adalah satu lingkungan alam yang langka dan sangat bernilai serta akan menjadi satu laboratorium hidup tentang penelitian ilmu pengetahuan dan pola fikir baru tentang konservasi dan juga merupakan forum untuk berbagi tanggung jawab tentang penjagaan lingkungan hidup dan adalah sekolahan tentang pengelolaan yang berkesinambungan serta sumber ilham dalam belajar tentang alam. /.
