“Saya pernah menikmati berbagai hidangan khas Laos dari pasar-pasar perbatasan saat masih menjadi pelajar asrama. Selama belajar di sini, saya merasakan upaya para mahasiswa Laos dalam memperkenalkan budaya Laos melalui kegiatan ekstrakurikuler. Semua aspek budaya dan kuliner tersebut sangat khas sehingga memotivasi saya untuk menjadi anggota panitia penyelenggara.”
Demikian kata-kata Le Ngoc Oanh – Wakil Kepala Departemen Konten Pesta LaoSao Fest. Ia bersama-sama rekan-rekannya dari Vietnam maupun Laos mengalokasikan waktu selama dua bulan untuk menyiapkan pesta ini.
Para mahasiswa Laos menyambut mahasiswa Vietnam untuk memperkenalkan budaya bangsa mereka. Foto: VOV |
-“Kebanggaan, keyakinan, dan tanggung jawab dalam melestarikan dan memupuk hubungan Vietnam-Laos telah menjadi motivasi besar bagi kami untuk melaksanakan program ini. Kami telah bersama-sama dalam membuat ide, mempersiapkan, dan melaksanakan Pesta Pertukaran Budaya Mahasiswa Vietnam-Laos dengan nama yang bermakna: LaoSao Fest.”
-“Awalnya, kami menghadapi berbagai kendala. Namun kesulitan-kesulitan tersebut dapat diatasi dengan cepat berkat dukungan dari para mahasiswa Laos. Akhirnya, kami memilih berbagai busana yang merepresentasikan identitas budaya kedua negara secara jelas untuk ditampilkan dalam pertunjukan bertajuk “Perpaduan Busana – Benang Persahabatan Antarbangsa”
Melodi persahabatan Vietnam-Laos dimanifestasilkan melalui pertunjukan alat musik. Foto: VOV |
Persiapan matang yang dilakukan oleh para mahasiswa membuat kampus Akademi Diplomatik menjadi lebih semarak dari biasanya. Bendera Vietnam dan Laos berkibar, gerai kerajinan tradisional tampak berwarna-warni, dan hidangan-hidangan dari seluruh negeri Vietnam serta hidangan Laos seperti Tam Mak Houng (salad pepaya), Larb, nasi ketan Laos, semuanya menarik ratusan mahasiswa Vietnam dan Laos yang belajar di Hanoi. Mereka sangat senang dapat secara langsung mencoba pembuatan lukisan rakyat Dong Ho, pembuatan “tò he” (patung mainan yang terbuat dari tepung beras), dan mempelajari makna setiap benang yang digunakan untuk mengikat pergelangan tangan dalam budaya Laos.
-"Saya merasa bahwa, pesta hari ini sangat istimewa dan bermakna. Setelah mendengarkan penjelasan, saya menyadari bahwa budaya Laos sangat menarik, dan ritual pengikatan benang di pergelangan tangan memiliki makna yang sangat penting dalam kehidupan budaya Laos."
-“Hari ini saya merasa sangat bangga dan gembira karena kami telah bersama-sama menciptakan suasana ini. Pesta ini menjadi salah satu kenangan terindah dalam kehidupan saya. Saya belajar banyak hal, seperti seni membuat lukisan Dong Ho, membuat “tò he”, dan lebih mengerti tentang busana bangsa saya”.
Duta Besar Republik Demokratik Rakyat Laos untuk Vietnam, Khamphao Ernthavanh mengalami kerajinan membuat lukisan Dong Ho. Foto: VOV |
Duta Besar Republik Demokratik Rakyat Laos untuk Vietnam, Khamphao Ernthavanh, mengapresiasi semangat para mahasiswa kedua negara saat menyaksikan pertunjukan busana tradisional dan pameran foto "Persahabatan Vietnam-Laos”.
“Program ini sangat bermakna, menunjukkan perpaduan antara budaya Vietnam dan Laos. Saya sangat gembira dan terharu ketika melihat kaum muda kedua negara aktif berinteraksi dan saling memahami melalui kegiatan-kegiatan ini. Saya percaya bahwa generasi muda akan terus melestarikan hubungan yang unik ini tetap berkembang dan berkelanjutan.”
Di samping itu, para mahasiswa dengan terampil mengubah bingo-salah satu permainan khas dari Vietnam Selatan, sebagai permainan yang mengedukasi hubungan Vietnam-Laos. Mereka membuat buku catatan, gantungan kunci, dan tas yang menampilkan simbol kedua negara, sebagai suvenir. LaoSao Fest benar-benar menjadi forum, jembatan budaya, dan fondasi untuk menyebarkan persahabatan Vietnam-Laos.