(VOVWORLD) - Pada tgl 30 Juni 1966, kata-kata pengantar dalam bahasa Indonesia “Inilah Radio Suara Vietnam, yang dipancarkan langsung dari Hanoi, Ibu kota Republik Demokratik Vietnam” resmi bergema di gelombang Radio Suara Vietnam (VOV).
Program siaran bahasa Indonesia tahun 1986 |
Pembentukan Program Siaran Bahasa Indonesia ini dilaksanakan atas instruksi Presiden Ho Chi Minh untuk memberikan informasi yang akurat dan benar tentang Vietnam, khususnya tentang perjuangan melawan Amerika Serikat untuk menyelamatkan tanah air, kepada masyarakat Indonesia dan dunia. Dewasa ini, Program Siaran Bahasa Indonesia VOV telah menegaskan posisinya di hati banyak generasi pendengar dan masyarakat penutur bahasa Indonesia di seluruh dunia.
Tgl 30 Juni setiap tahun tidak hanya merupakan hari istimewa bagi generasi-generasi penyiar bahasa Indonesia dari Radio Suara Vietnam (VOV) saja, tetapi juga merupakan hari yang selalu diingat dan dinantikan oleh para pendengar. Selama beberapa hari ini, kami menerima banyak ucapan selamat dari komunitas pendengar VOV dalam bahasa Indonesia, khususnya dari negeri ribuan pulau yang indah. Berikut ini tulisan penyiar Huong Tra kepada siaran bahasa Indonesia VOV5 sehubungan dengan HUT ke-59 siarannya.
Ucapan selamat pendengar:
Pendengar Tjan Lin Jin, Basid Hasibuan dan Eddy Setiawan (dari kiri) pada upacara pembukaan kantor VOV Jakarta pada tahun 2019 |
Demikianlah ucapan selamat dari para pendengar Program Siaran Bahasa Indonesia VOV5. Selama ini, jumlah pendengar yang memantau dan mencintai program-program radio kian meningkat. Khususnya, Program kami tetap mempertahankan para pendengar yang setia sejak hari-hari awal pada 59 tahun yang lalu. Ada nama-nama yang sudah menjadi terbiasa laksana para anggota keluarga, seperti pendengar Thedja Haryanto, 66 tahun, yang telah mendengarkan VOV selama setengah abad:
"Saya telah mendengarkan vov sejak masih laki2 belasan tahun. “Setelah lebih dari 50 tahun mendengarkan VOV, saya sudah menyaksikan perubahan dan perkembangan program siaran bhs Indonesia dari hari ke hari, teruma dalam memperbaiki isi acara sehingga membuat program2 yang semakin menarik interaktif. Saya beruntung mendapat kesempatan bertemu langsung dengan para penyiar VOV seperti ibu Tu thuy dan Melisa di Pontianak, Jakarta pada kesempatan pembukaan kantor VOV dan khususnya kunjungan ke VOV pada HUT ke-58 siaran pada tahu n2024 merupakan kenangan yang langka dan tak terlupakan bagi saya, dketika saya bertemu dengan semua penyiar siaran melalui berbagia periode. Sangat puas bagi saya!"
Sedangkan bagi pendengar Eddy Setiawan, berusia 76 tahun di Bekasi, ketika tidak sengaja mencari frekuensi Radio gelombang pendek internasional pada tahun 1970, dia telah menangkap sinyal Program Siaran Bahasa Indonesia VOV. Selama bertahun-tahun ini, dia sudah seperti seorang paman baik bagi keluarga besar pendengar VOV, maupun generasi penyiar bahasa Indonesia dewasa ini. Meskipun usianya sudah lanjut, tetapi dia selalu mendukung semua kegiatan program dengan caranya sendiri.
Selain secara rutin mengirim laporan gelombang radio setiap pekan melalui email, di laman Facebook pribadinya, Bapak Eddy secara permanen memposting iklan-iklan yang dia desain sendiri pada gambar-gambar penyiar atau VOV tentang jam siaran, mengajak untuk mendengarkan rubrik-rubrik seperti “Kotak Surat Anda”, “Musik Vietnam”, “Warta Berita”, “Ulasan Berita”. Bahkan, dia selalu menaruh perhatian dan berbagi baik kegembiraan maupun kesedihan dalam kehidupan dan keluarganya kepada para penyiar Program.
andel, surat, perangko yang dikirim VOV kepada pendengar Tjan Lin Jin sejak awal |
Sedangkan, bagi saudara Tjan Lin Jin surat-surat yang dikirim VOV kepada dia pada tahun 80an sebagai tali emas yang menjalin hubungan antara pendengar dengan VOV. Semua surat dan vandel serta souvenir dari VOV sejak dulu masih dia simpan sampai sekarang dan sudah diserah
"Saya mulai aktif menjalin kontak dengan VOV ketika saya memegang kepengurusan RLC periode 1983-1984 hasil dari Pertemuan Umum RLC 1982 di Wonosobo. Kontak yg saya buat, mendapat respons baik dari Ibu Kepala Seksi Indonesia saat itu, dan beberapa kali menerima surat pribadi dari beliau. Surat2 itu masih saya simpan dan serahkab ke DX MUSEUM & LIBRARY di Yogyakarta. Kemudian hari karena sudah menggunakan sarana komunikasi elektronik, Hubungan komunikasi dengan VOV pun tidak melalui surat menyurat konvensional, tapi juga lewat email, dan khususnya saat VOV buka kantor perwakilan di jakarta, saya dapat langsung bertemu dengan para penyiar seperti ibu Tu Thuy atau Melisa di Indonesia. Sehingga kedekatan antara VOV dengan pendengar dapat terlihat di luar waktu siaran."
Pada pendengar dalam DX Tour ke Vietnam masuk studio VOV5 pada tahun 2024 |
Sekarang di Indonesia terdapat banyak klub pendengar, tetapi yang paling erat kaitannya dengan VOV adalah Radio Listeners Club (RLC) di Pulau Jawa dan Borneo Listeners Club (BLC) di Pulau Kalimantan. Ketua klub-klub ini dari generasi ke generasi telah menjalin hubungan yang erat dengan para penyiar VOV, membantu program menyebarkan gelombang kepada banyak pendengar di negeri ribuan pulau. Bisa dikatakan bahwa mereka bagaikan para pengamat Radio sukarela, para penyosialisasi yang tidak kenal lelah, senantiasa memberikan kecintaan dan kepercayaan kepada satu stasiun Radio negeri tetangga di kawasan. Bapak Rudy Hartono, Ketua Klub BLC, mengatakan:
"Radio digital menjadi tren di seluruh dunia. Untuk menjangkau pendengar muda, perlu dilakukan inovasi format program radio dan membawa program tersebut ke platform digital. VOV saat ini telah berada di jalur yang benar dan melakukannya dengan sangat baik. Fanpage VOV5 Indonesia dengan lebih dari 1.000 pengikut adalah salah satu fanpage favorit kami. Selain mendengarkan radio analog, kami juga suka menonton konten digital seperti video atau gambar, yang mendekatkan Vietnam dengan teman-teman internasional. Saat ini, klub kami Borneo Listeners Club sedang aktif menyerukan dan berpartisipasi dalam kontes VOV : Apa yang Anda ketahui tentang Vietnam pada tahun 2025? Saya berharap anggota klub saya akan menerima banyak penghargaan tinggi dari kontes tersebut."
Kecintaan terhadap VOV5 dimanifestasikan pada TKPR 6 di Bandung tahun 2022 |
Kasih sayang dan perhatian dari para pendengar telah membuktikan semua upaya, dedikasi, pengabdian, dan rasa terima kasih kepada para pendengar dari generasi-generasi penyiar bahasa Indonesia VOV. Lima siaran per hari dengan berita-berita terkini di Radio dan situs web VOVworld.vn, kami senantiasa berupaya untuk menjadi kanal media yang bermanfaat, jembatan penghubung persahabatan antara Vietnam dan Indonesia, tidak mengecewakan kecintaan dan kepercayaan dari para pendengar di seluruh dunia.